Peringatan Hari Jadi Polwan Menjadi Momentum Menghormati Eksistensi Polwan

Peringatan Hari Jadi Polwan Menjadi Momentum Menghormati Eksistensi Polwan

23
0

Kupang-SKFM-News– Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur Irjen Pol. Drs. Raja Erizman mengatakan, Peringatan Hari Jadi Polwan ke 71 menjadi momentum untuk menghormati eksistensi dan kontribusi Polwan, tidak hanya bagi kemajuan institusi Polri namun juga bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Sejarah mencatat kelahiran Polwan tidak dapat dipisahkan dari perjalanan bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Latar belakang pembentukan Polwan adalah kebutuhan masyarakat terhadap kehadiran petugas keamanan berjenis kelamin wanita. Mereka dibutuhkan untuk menangani pengungsian besar-besaran akibat Agresi Militer Belanda I tahun 1947.

Menurut Kapolda, pada perkembangannya, enam orang Polwan pertama, sekaligus enam wanita ABRI pertama, juga mendapatkan kesempatan untuk mengemban tugas-tugas operasional di lapangan, bahkan berada di garis terdepan pertempuran dan wilayah pedalaman.

Banyak pelajaran penting yang dapat kita petik dari peristiwa tersebut. Selain menjadi bukti Kecepatan Polri dalam merespon setiap kebutuhan masyarakat, pembentukan Polwan juga menunjukkan penghormatan Polri terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Catatan sejarah tersebut juga menjadi bukti bahwa sejak awal kelahirannya, Polwan telah mendapatkan kesempatan untuk mengemban tugas-tugas operasional di lapangan.

Sejalan dengan hal tersebut, Kapolri telah memberi kesempatan yang luas kepada para Polwan untuk mengikuti pendidikan pengembangan, baik di dalam maupun luar negeri, serta untuk menduduki jabatan operasional.

Di dunia internasional, Polwan Republik Indonesia juga memiliki kiprah cemerlang. Sepanjang tahun 2019, 22 orang Polwan ikut melaksanakan Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB di tujuh negara, yaitu Afrika Tengah, Haiti, Mali, Congo, Sudan, Sudan Selatan dan Yaman.(AB)