Wawali Kupang: Keprotokolan Cerminan Etika dan Pelayanan Publik yang Humanis
Written by Mercy on 30 October 2025
SuaraKupang – Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Keprotokolan bagi pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Kupang bertema “Meneguhkan Etika Pelayanan dan Keteladanan melalui Keprotokolan yang Humanis dan Melayani” di Hotel Aston Kupang, Rabu (29/10).
Sandra Erawanto, S.STP., M.Pub.Pol., Widyaiswara sekaligus Coach dan Pakar Keprotokolan dan Etika Pergaulan Internasional, bersama Christina T. Weking, M.Hum. dari Balai Bahasa Provinsi NTT, dan Dwi Indriani, S.Tr.IP, Penata Keprotokolan Kemendagri turut hadir sebagai narasumber dan moderator. Kegiatan ini juga dihadiri para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Serena menegaskan bahwa keprotokolan bukan sekadar seremonial, tetapi mencerminkan martabat dan wajah birokrasi yang beretika serta melayani masyarakat dengan hati. “Keprotokolan adalah tata rasa dan tata sikap tentang bagaimana kita menampilkan wajah birokrasi yang humanis. Prinsip dasar pemerintahan adalah melayani to govern is to serve,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan kegiatan pemerintahan diukur dari bagaimana tamu dan peserta merasa dihargai serta suasana yang mencerminkan kesantunan aparatur. Serena juga mengingatkan ASN untuk menjauhi sikap pamer dan menonjolkan pelayanan yang tulus. “Pemerintah hadir bukan sebagai penguasa, tapi sebagai pelayan masyarakat,” tegasnya.
Wawali mengapresiasi Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang atas inovasi dan peningkatan kinerja dalam menyelenggarakan kegiatan pemerintahan. Ia berharap Bimtek ini menjadi ruang pembelajaran yang memperkuat semangat pelayanan publik yang beretika dan humanis.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Daud Noftianus Nafi, S.STP., M.M., menjelaskan bahwa keprotokolan merupakan cerminan wajah birokrasi yang tertib dan profesional, bukan hanya terkait tata tempat dan penghormatan, tetapi juga wujud etika pelayanan publik. Kegiatan dua hari ini diikuti 107 peserta dari berbagai perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, serta mahasiswa dan siswa magang. Pemerintah berharap peserta dapat menjadi teladan dalam sikap, disiplin, dan pelayanan publik yang berintegritas.
Sumber : Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang