Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Bandara Sementara Ditutup

Written by on 25 September 2025

Suara Kupang – Gunung Ile Lewotolok di Pulau Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami dua kali erupsi pada Senin (22/9/2025). Erupsi tersebut mengganggu aktivitas penerbangan dan memaksa penutupan Bandara Wunopito, Lewoleba.

Kepala Bandara Gewayantana Larantuka, Puguh Lukito, mengungkapkan bahwa sudah beberapa hari tidak ada aktivitas penerbangan di bandara tersebut. “Sudah lima hari tidak ada aktivitas penerbangan,” ujarnya saat dihubungi pada Rabu (24/9/2025).

Erupsi pertama terjadi pada pukul 07.22 WITA, memuntahkan abu vulkanik setinggi 300 meter dari kawah, dengan arah kolom condong ke barat. Letusan tersebut terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 17,9 mm dan durasi 78 detik.

Erupsi kedua terjadi sekitar pukul 11.15 WITA, dengan kolom abu lebih tinggi, mencapai 500 meter dari puncak kawah. Abu berwarna putih hingga kelabu juga mengarah ke barat. Letusan ini terekam dengan amplitudo maksimum 16,6 mm dan durasi 59 detik.

Syawaludin, petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok, melaporkan bahwa sebaran abu vulkanik berdampak langsung terhadap operasional bandara dan jalur penerbangan. Kolom abu mengganggu lintasan pesawat yang menyebabkan gangguan jadwal penerbangan dari dan menuju Lembata.

“Gunung Ile Lewotolok kini berada pada Status Siaga (Level III). Kami mengimbau masyarakat tidak memasuki radius 3 kilometer dari kawah,” ujarnya.

Ia juga mengimbau warga agar tetap mewaspadai potensi bahaya guguran lava dan awan panas. Selain itu, longsoran material vulkanik perlu diwaspadai, terutama di sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut gunung.

Warga di sekitar juga diimbau agar tidak panik saat mendengar suara gemuruh atau dentuman, karena hal tersebut merupakan bagian dari proses alami letusan gunung api aktif.

Sumber: https://rri.co.id/


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background
Open chat
Powered by