KKI 2026 Dorong UMKM NTT Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing

Written by on 21 August 2026

SuaraKupang – Bank Indonesia kembali menyelenggarakan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 sebagai bagian dari komitmen memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Mengusung tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”, KKI 2026 berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.

Tahun ini, KKI mengangkat semangat “BeudayaMeusareSare” dari Aceh yang bermakna berdaya, bersama-sama. Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam mendorong kebangkitan UMKM, termasuk UMKM di wilayah Sumatera dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana alam.

KKI 2026 dibuka oleh Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional, Selvi Gibran Rakabuming. Pembukaan turut dihadiri Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Ketua Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Putri, serta Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Doddy Zulverdi.

Perkuat UMKM Melalui Sinergi Lintas Sektor

KKI 2026 menjadi wadah kolaborasi Bank Indonesia bersama 27 kementerian/lembaga dan 34 mitra strategis untuk memperkuat daya saing UMKM melalui peningkatan akses pembiayaan, digitalisasi, inovasi, serta perluasan akses pasar.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh duta besar negara sahabat, perwakilan kementerian/lembaga, asosiasi, perbankan, serta para pelaku usaha.

Dalam sambutannya, Destry Damayanti menekankan pentingnya tiga kata kunci dalam penguatan UMKM, yakni bangkit, tangguh, dan berdaya saing.

“Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan. Berdaya saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor,” ujar Destry saat membuka KKI 2026.

12 UMKM NTT Tampilkan Produk Unggulan

Bank Indonesia Provinsi NTT turut mendorong peningkatan daya saing UMKM daerah melalui partisipasi dalam KKI 2026.

Sebanyak 12 UMKM NTT ambil bagian dalam ajang tersebut, terdiri atas 7 UMKM kategori wastra dan 5 UMKM kategori makanan dan minuman. Selama empat hari pelaksanaan, para UMKM tersebut berkesempatan menampilkan produk unggulan sekaligus memperluas jaringan pasar.

Selain pameran, Bank Indonesia Provinsi NTT juga mendorong perluasan akses pasar melalui business matching ekspor. Upaya tersebut diharapkan membuka peluang bagi produk UMKM NTT untuk menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional.

Tidak hanya pelaku usaha, KKI 2026 juga menjadi ruang bagi pengembangan talenta daerah. Bank Indonesia Provinsi NTT turut mendorong talenta penenun dan barista yang telah mencapai tahap final dalam program Citra Nusa dan Cangkir Barista untuk tampil dalam rangkaian KKI 2026.

Diikuti Lebih dari 1.800 UMKM

Antusiasme pelaku UMKM terhadap KKI 2026 tercermin dari jumlah peserta yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Sumber : Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background
Open chat
Powered by