Bandara El Tari Kupang Siap Sambut Penerbangan Internasional Februari 2026
Written by Naya Kia on 23 January 2026

Suara Kupang – Upaya mengembalikan status Bandara El Tari Kupang sebagai bandara internasional kini memasuki tahap krusial.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara El Tari Kupang menegaskan kesiapan infrastruktur dan operasional melalui Terminal Visit bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) dan seluruh stakeholder bandara, pada Senin (19/1/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh fasilitas Terminal Internasional siap digunakan, mulai dari alur penumpang kedatangan dan keberangkatan internasional, hingga kesiapan layanan Bea Cukai, Imigrasi, dan Karantina (CIQ).
General Manager Bandara El Tari Kupang, Teguh Darmawan Saiman, menyampaikan sejak terbitnya Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 Tahun 2025 tentang Penetapan Bandar Udara Internasional, pihaknya langsung melakukan pembenahan menyeluruh.
“Kami tidak hanya mengejar status internasional di atas kertas, tetapi memastikan seluruh aspek infrastruktur dan operasional benar-benar siap. Target kami, Februari tahun ini Bandara El Tari sudah bisa beroperasi secara internasional dengan skema minimum operation yang memenuhi aspek mandatory dan regulasi,” ujar Teguh, Selasa (20/1).
Dalam terminal visit tersebut, rombongan meninjau langsung kesiapan fasilitas terminal internasional, termasuk sistem pemeriksaan keimigrasian, kepabeanan, area karantina, serta kesiapan maskapai dan pengelola kargo.
Dua rute internasional yang berpotensi dibuka pada tahap awal yakni Kupang–Dili dan Kupang–Darwin, yang dinilai strategis untuk menghubungkan NTT dengan kawasan Timor Leste dan Australia Utara.
Menurut Teguh, keterlibatan seluruh pihak menjadi kunci sukses reaktivasi ini.
Karena itu, Bandara El Tari secara terbuka mengundang masukan dari pemerintah daerah, instansi vertikal, TNI AU Lanud El Tari, hingga pelaku usaha penerbangan dan logistik.
“Hari ini kami mengajak Bapak Gubernur NTT dan seluruh stakeholder untuk melihat langsung kesiapan bandara sekaligus memberi masukan. Ini adalah kerja bersama agar reaktivasi Bandara El Tari sebagai bandara internasional dapat benar-benar berjalan optimal pada Februari mendatang,” ungkapnya.
Lebih jauh, manajemen Bandara El Tari Kupang juga menaruh harapan besar pada dukungan masyarakat NTT sebagai pengguna jasa.
Transformasi layanan yang dilakukan diharapkan mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkelas internasional.
“Kami ingin masyarakat merasakan langsung perubahan layanan yang kami siapkan. Bandara El Tari harus menjadi kebanggaan bersama, tidak hanya aman secara regulasi, tetapi juga nyaman dan berkesan,” ungkap Teguh.
Reaktivasi Bandara El Tari Kupang sebagai bandara internasional diprediksi akan memberikan dampak signifikan bagi NTT.
Selain mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, langkah ini juga membuka peluang ekspor langsung produk unggulan NTT dari Kupang, memperkuat posisi daerah ini sebagai gerbang ekonomi dan pariwisata di kawasan timur Indonesia.
Dengan kesiapan yang terus dimatangkan dan sinergi lintas sektor yang solid, Bandara El Tari Kupang kian dekat untuk kembali menjadi pintu masuk internasional yang strategis bagi Nusa Tenggara Timur.
Sumber: https://kupang.tribunnews.com/provinsi-ntt/