OJK NTT Gandeng Media Perkuat Edukasi Keuangan, Perempuan Jadi Fokus Literasi

Written by on 10 December 2025

SuaraKupang – Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi NTT menggelar kegiatan Media Gathering Semester II 2025 dengan Tema, belajar,melayani,NTT,maju dan bangkit di Malang, Jawa Timur,(9/12/2025)

Kepala OJK NTT, Japarmen Manalu, meminta media memperkuat kolaborasi dalam edukasi keuangan untuk menekan maraknya praktik keuangan ilegal tersebut. Japarmen menyampaikan apresiasi kepada insan pers NTT atas pemberitaan kritis dan akurat yang dinilai membantu memperbaiki layanan serta meningkatkan pemahaman publik. Menurutnya, masih banyak warga menjadi korban investasi ilegal dengan kerugian mencapai belasan juta rupiah. Ia mendorong media membuat liputan mendalam terkait para korban untuk menunjukkan risiko sosial dan psikologis dari penipuan keuangan.

Sementara itu Asisten Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan LMS OJK NTT, Polantoro mengatakan rendahnya literasi serta keterbatasan akses ke layanan keuangan resmi membuat sebagian masyarakat mudah terjerumus dalam investasi bodong, pinjaman ilegal, hingga judi online. Kondisi tersebut diperparah oleh tingginya aktivitas ekonomi digital dan derasnya promosi yang sulit dibedakan antara legal dan ilegal.

Sehingga OJK dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) NTT terus menggerakkan empat program unggulan sebagai intervensi strategis, yakni KEJAR, KUR, KPMR, dan QRIS. Dan Keempatnya disebut berhasil membuka akses keuangan yang lebih aman, inklusif, dan menjangkau hingga lapisan masyarakat paling rentan.

Sesi yang sama,Manajer Madya Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan LMS OJK NTT, Donna Bella Permata Rissi, menjelaskan sejumlah data, program, serta tantangan yang masih harus diselesaikan.

dia menjelaskan bahwa kelompok perempuan menjadi salah satu fokus utama OJK karena masuk dalam kategori kelompok rentan secara sosial ekonomi.

Sejak 2023 hingga 2025, OJK NTT telah melaksanakan 185 kegiatan literasi dan inklusi keuangan khusus untuk perempuan, dengan total 18.125 peserta perempuan yang tersebar di berbagai kabupaten/kota.

Sumber : SuaraKupang


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background
Open chat
Powered by