CIS Timor–Save the Children Refleksikan Erupsi Lewotobi Lewat Pameran Foto dan Talkshow

Written by on 19 December 2025

SuaraKupang –  Yayasan CIS Timor Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Save the Children Indonesia menggelar kegiatan Pameran Foto dan Talkshow bertajuk Pembelajaran dan Keberlanjutan Respon Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk refleksi atas penanganan bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur yang terjadi sejak Desember 2023 dan masih menyisakan dampak fisik, sosial, ekonomi, hingga psikologis bagi masyarakat terdampak.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempublikasikan kondisi terkini kehidupan para penyintas yang masih tinggal di lokasi hunian sementara, sekaligus menjadi ruang belajar bersama tentang proses pemulihan pascabencana.

Pameran foto  yang menampilkan dokumentasi visual perjalanan satu tahun penanganan erupsi, mulai dari fase letusan, tanggap darurat, kehidupan di pengungsian, hingga upaya pemulihan. Visual-visual tersebut diharapkan mampu membangkitkan empati publik serta memperkuat pemahaman masyarakat mengenai kompleksitas pemulihan pascabencana.

Sementara itu, sesi talkshow  menghadirkan berbagai perspektif, mulai dari penyintas erupsi, relawan dan pekerja kemanusiaan di garis depan, akademisi atau peneliti kebencanaan, hingga perwakilan pemerintah daerah. Diskusi ini juga menggali tantangan pemulihan, pembelajaran dari respon bencana, serta strategi membangun ketangguhan masyarakat ke depan.

Kegiatan talkshow ini dilaksanakan secara partisipatif, interaktif, dan ramah anak, dengan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat langsung dalam penanganan bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur.

Talkshow berlangsung pada Kamis, 18 Desember 2025, mulai pukul 18.30 hingga 19.35 WITA, bertempat di Booth Pameran BPBD Provinsi NTT, halaman Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur. Acara ini dimoderatori oleh Ronny Banase dari Forum PRB NTT.

Sejumlah narasumber dihadirkan untuk berbagi refleksi dan pembelajaran dari berbagai sudut pandang. Pada sesi awal, perwakilan Save the Children Indonesia dan Yayasan CIS Timor menyampaikan refleksi penanggulangan bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. Narasumber yang hadir  Diantaranya Ketua Gugus Huntara, Ibu Germana Gelole, S.Pd,Aprilina Daria Gamut,bapak Frans Pati Herin,Kepala Bidang Pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Propinsi NTT Syafrudin Herman,S.E.,M.M dan Roby lay Humanitarian Specialist Save The Children dan hadir juga beberapa media.

Sementara itu, pameran foto menampilkan karya jurnalis Frans Pati Heri dari Harian Kompas, yang secara langsung meliput peristiwa erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki dan dampaknya bagi masyarakat Flores Timur.

Melalui kegiatan ini, Yayasan CIS Timor Indonesia berharap tercipta ruang ingatan kolektif sekaligus ruang dialog yang mendorong kolaborasi berkelanjutan antara masyarakat, pemerintah, dan aktor non-pemerintah dalam mendukung pemulihan pascabencana secara inklusif dan berkelanjutan.

Sumber : SuaraKupang


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background
Open chat
Powered by