Suara Kupang – Impian untuk mengunjungi ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur Kupang dari Jakarta dengan lebih mudah dan fleksibel kini menjadi kenyataan. Super Air Jet, siap meluncurkan layanan harian yang telah dinantikan banyak orang untuk menghubungkan kota ini dengan Jakarta.
Mulai Jumat, 19 September 2025, perjalanan udara antara dua kota penting ini tidak lagi menjadi hambatan, melainkan sebuah pengalaman yang lebih nyaman dan terjangkau. Ini adalah sebuah langkah maju yang signifikan bagi konektivitas udara di Nusa Tenggara Timur.
Layanan harian ini nantinya akan menggunakan pesawat modern Airbus A320-200, Super Air Jet mampu mengangkut hingga 180 penumpang dalam sekali terbang. Rute yang dilayani pun lengkap: dari (CGK) ke Kupang (KOE) setiap pagi, dan sebaliknya, setiap hari, berangkat pukul 06.00 WIB dan tiba tepat waktu pada 10.10 WITA.
Menurut Humas Bandara El Tari Kupang, I Gusti Ngurah Yudi Saputra, kehadiran Super Air Jet membawa angin segar bagi dunia penerbangan di Kupang. Ngurah menegaskan visi bandara untuk terus meningkatkan layanan demi kenyamanan penumpang, menjadikan Kupang sebagai gerbang utama yang lebih ramah dan efisien.
“Dengan adanya penerbangan Super Air Jet ini, kami berharap dengan semakin beragamnya pilihan penerbangan dari dan ke Bandara El Tari Kupang, masyarakat akan semakin mudah dan nyaman dalam melakukan perjalanan menuju destinasi-destinasi di Nusa Tenggara Timur,” ucapnya.
Layanan harian ini menawarkan keuntungan utama bagi msyarakat seperti penerbangan yang langsung sampai, hemat waktu. Tanpa perlu transit, perjalanan ini sangat cocok bagi masyarakat yang memiliki jadwal padat, baik untuk liburan singkat maupun perjalanan bisnis.
Dengan jadwal harian ini, Super Air Jet tidak hanya menawarkan solusi mobilitas yang lebih efisien bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang besar bagi pariwisata dengan menjadikan Nusa Tenggara Timur semakin mudah dijangkau. Pilihan ini memberikan fleksibilitas dan kenyamanan maksimal bagi pebisnis maupun wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Kupang tanpa repot.
Sumber: https://rri.co.id/daerah/