Daftar Korban Hilang dan Tewas Imbas Banjir Bandang NTT, Ada 2 Bayi
Written by Mercy on 10 September 2025
SuaraKupang – Empat orang korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Selasa (9/9) dini hari masih belum ditemukan. Menurut Kapolres Nagekeo AKBP. Rachmad Muchamad Salili dari empat korban yang masih hilang dua diantaranya adalah bayi berusia 13 bulan dan 6 bulan.
“Korban hilang dampak dari bencana alam banjir bandang di kecamatan Mauponggo adalah Mariano Tom Busa Jago (29th), Archiles Adrianus Busa Jago (13 bln), Estin Co,o (umur tidak diketahui), anak dari Estin Co,o (nama belum diketahui), bayi umur 6 bulan” kata Rachmad melalui pesan tertulis dikonfirmasi CNN Indonesia, Selasa (9/9) malam.
“Korban yang meninggal dunia Remigius Sopi Bela / lk (35th), ibu mertua dari Remigius Sopi Bela, anak kandung dr Remigius Sopi Bela, Fancelina Meli Boa / pr (60 th), Kinan Nua / pr (6 bln)” ujarnya.
Dia menyebut upaya yang dilakukan saat ini adalah melakukan pembukaan akses jalan yang tertutup material longsor. Ada lima desa yang terdampak dari bencana tersebut antara lain Desa Maukeli, Desa Lokalobo, Desa Ae Woe, Desa Loda Ola dan Wolo Kisa.
“Kami belum bisa menyebut berapa banyak warga yang terdampak, karena komunikasi dan listrik di sana (desa sawu) terputus total, tapi yang jelas saat ini upaya untuk membuka akses jalan sedang dilakukan dengan dua alat berat untuk membersihkan material tanah longsor yang menutupi jalan,” jelasnya.
Terpisah Kapolsek Mauponggo, Ipda Dewa Putu Suriawan mengatakan ketiga korban ditemukan tewas akibat terjebak banjir di dalam pondok yang berada di pinggiran kali Malasawu. Jenazah ketiga korban langsung dievakuasi ke Puskesmas dan selanjutnya dibawa ke rumah kerabat untuk disemayamkan.
Dia menyampaikan intensitas hujan yang tinggi sejak Senin (8/9) dinihari sekitar pukul 02.00 Wita menyebabkan air di sungai Theodai 1 dan 2 di Desa Sawu meluap. Luapan air dari sungai menyebabkan banjir dan merendam rumah warga.
Sumber : https://www.cnnindonesia.com/