Wali Kota Hadiri Pelepasan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat Menuju Lima Wilayah 3T di NTT

Written by on 14 June 2025

SuaraKupang – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri acara pelepasan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2025 yang diselenggarakan di Pelabuhan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VII, Bolok, Jumat (13/6). Kegiatan ini merupakan kerja sama strategis antara Bank Indonesia (BI) dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) sebagai bagian dari komitmen menjaga kedaulatan rupiah di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T).

Turut hadir dalam acara tersebut Danlantamal VII, Laksamana Pertama Irwan Sondang Parluhutan Siagian, M.Tr.Opsla, Komandan KRI Diponegoro 365, Letkol Laut (P) Yudhi Arie Bintoro, S.T., M.Tr.Opsla, Kepala Departemen Pengelolaan Uang Rupiah BI, Hary Widodo, Asisten III Setda Provinsi NTT, Samuel Halundaka, sejumlah unsur Forkopimda Provinsi NTT, Kepala OJK NTT, jajaran pimpinan dan staf BI Perwakilan NTT, Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat serta awak media massa.

Ekspedisi ini dirancang untuk mendistribusikan uang layak edar dan menarik uang tidak layak edar dari masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau oleh sistem perbankan nasional. Selain itu, tim juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah sebagai bagian dari literasi keuangan nasional. Dalam pelaksanaannya, Tim ERB akan menggunakan kapal perang TNI AL KRI Diponegoro 365 untuk menjangkau lima pulau 3T di wilayah Nusa Tenggara Timur, yaitu Pulau Pamana, Pulau Riung, Pulau Palue, Pulau Wawerang, dan Pulau Lamarela.

Wali Kota Kupang juga ikut menyerahkan secara simbolis rompi kepada tim ekspedisi serta turut melepas tali tambat KRI Diponegoro 365 sebagai tanda dimulainya pelayaran misi ERB 2025. Dalam kesempatan terpisah ia menyampaikan apresiasi atas sinergi antara BI dan TNI AL yang telah memperkuat upaya negara dalam menjaga kehadiran dan kedaulatan rupiah hingga pelosok Nusantara. Kepala Departemen Pengelolaan Uang Rupiah BI, Hary Widodo, dalam keterangannya menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata bela negara dari sisi ekonomi dan pertahanan. “Uang rupiah bukan hanya sekadar alat tukar, melainkan simbol kedaulatan negara yang harus hadir hingga ke pelosok negeri,” tegasnya.

Selain distribusi uang, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di Indonesia. Dengan begitu, diharapkan masyarakat di wilayah 3T semakin paham akan pentingnya peran rupiah dalam mendukung stabilitas ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan pelepasan ERB 2025 di Kupang ditutup dengan kunjungan Wali Kota dan tamu undangan ke atas kapal KRI Diponegoro 365, serta doa bersama untuk kelancaran dan keselamatan misi kemanusiaan dan kebangsaan ini.

Sumber : Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background
Open chat
Powered by