TINGKATKAN LITERASI KEUANGAN, OJK NTT PERKUAT SINERGI DENGAN MEDIA MASSA

Written by on 12 June 2025

SuaraKupang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menjalin komunikasi yang terbuka, transparan, dan konstruktif dengan kalangan media massa di NTT melalui kegiatan Media Gathering Provinsi NTT Semester I Tahun 2025 pada Rabu (10/06) di Nekamese, Kabupaten Kupang.

Media Gathering semester I Tahun 2025 menjadi salah satu wujud komitmen OJK untuk meningkatkan komunikasi kepada publik serta sebagai sarana penguatan literasi dan edukasi keuangan bagi masyarakat khususnya di Provinsi NTT.

Sebelumnya pada akhir Mei 2025, OJK juga telah menyelenggarakan kegiatan Journalist Class di Bali dengan mengikutsertakan  perwakilan media dari Provinsi NTT.

Kepala Kantor OJK Provinsi NTT Japarmen Manalu dalam sambutannya menyampaikan peran penting media massa dalam pelaksanaan tugas OJK khususnya dalam meningkatkan edukasi dan pelindungan konsumen. “Media Gathering ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan dalam rangka memperkuat kerja sama dan berbagi informasi terkait perkembangan sektor jasa keuangan, serta berbagai langkah OJK dalam perlindungan konsumen dan masyarakat,” kata Japermen.

Lebih lanjut, Japarmen juga memaparkan perkembangan kinerja sektor jasa keuangan di NTT.

“Penyaluran kredit perbankan di NTT tetap tumbuh secara tahunan (YoY) sebesar 1,80 persen pada Maret 2025 meskipun menghadapi tantangan likuiditas, mencerminkan masih terjaganya fungsi intermediasi di daerah. Hal ini menunjukkan komitmen perbankan dalam mendukung pemulihan ekonomi regional secara berkelanjutan. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh kinerja BPR yang agresif dalam menyalurkan pembiayaan,” kata Japarmen.

Selain itu, Japarmen juga menyampaikan peran OJK Provinsi NTT untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui tugas dan fungsi OJK dalam mengatur dan mengawasi jalannya sektor jasa keuangan. OJK juga memiliki tugas dalam pelindungan konsumen dan masyarakat yang dilakukan dengan 2 (dua) cara yaitu preventif dan penanganan.

“Upaya preventif (pencegahan) dilakukan melalui pelaksanaan edukasi keuangan untuk meningkatkan literasi masyarakat terhadap produk dan/atau layanan jasa keuangan serta bagaimana menghindari investasi ilegal dan pinjaman daring yang tidak terdaftar di OJK, termasuk maraknya judi online yang terjadi di kalangan masyarakat,” kata Japarmen.

Hal ini penting untuk memperkuat dasar pengambilan keputusan keuangan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan yang merupakan salah satu pondasi dari stabilitas dan keberlanjutan sektor jasa keuangan.

Dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dan pelaksanaan edukasi keuangan, OJK tidak dapat bergerak sendiri namun juga melakukan kolaborasi dan aliansi strategis bersama stakeholder melalui berbagai program.

Sebagai salah satu mitra strategis OJK, diharapkan peran media dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui pemberitaan yang akurat dan informatif, baik melalui media cetak, maupun online.

Sumber : Humas OJK Provinsi Nusa Tenggara Timur

 


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background
Open chat
Powered by