Pemprov NTT Siapkan Tiket Gratis untuk Peziarah Semana Santa Larantuka
Written by Naya Kia on 9 April 2025
Suara Kupang – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Pemprov NTT ) menyiapkan tiket kapal gratis bagi para peziarah yang mau mengikuti Semana Santa Larantuka Kabupaten Flores Timur (Flotim).
Pemprov memfasilitasi para peziarah dari Kupang maupun sebaliknya. Para peserta di silahkan untuk mendaftar melalui paroki masing-masing. Nantinya, tiap Paroki mendapat kuota 40 orang.
Program itu diagendakan Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTT. “Iya demikian. Silakan koordinasi dengan Paroki-paroki yang ada,” kata Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTT, Doris Rihi.
Doris Rihi mengatakan, para peziarah itu bisa dari berbagai kalangan. Persyaratan dan ketentuan, kata dia, ditentukan masing-masing paroki.
Pihaknya hanya memfasilitasi tiket keberangkatan dan kepulangan bagi peziarah Semana Santa.
Mantan Penjabat Bupati Flores Timur itu meminta calon peziarah agar berkoordinasi dengan paroki yang ada untuk mendapat informasi lebih detail, termasuk jadwal keberangkatan dan kepulangan.
Sebelumnya, Panitia yang membantu penyelenggaraan program ini membagikan informasi perihal keikutsertaan umat Katolik mengikuti prosesi Semana Santa di Larantuka dari Kupang.
Kegiatan ini di fasilitasi Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTT dengan tiap Paroki 40 orang, termasuk satu orang koordinator.
“Menyediakan fasilitas untuk umat sekalian yg mau mengikuti Prosesi Semana Santa di Larantuka berupa Fery gratis. Setiap paroki mendapat jatah 40 orang dan dapat menunjuk 1 orang sebagai Koordinator Paroki,” tulis pesan itu.
Sementara dari Larantuka dilaporkan, menjelang perayaan Semana Santa atau Hari Bae Nagi tahun 2025 sejumlah umat di Larantuka mulai melakukan persiapan seperti membersihkan kapela dan tempat-tempat prosesi Semana Santa.
Proses pembersihan sudah mulai dijalankan sejak sepekan terakhir. Pada Kamis, 3 April 2025 petang, pembersihan berlangsung di Kapela Tuan Ma, Kapela Tuan Ana, Kapela Tuan Meninu, dan Taman Doa Mater Dolorosa.
Di Taman Doa Mater Dolorosa berdiri Patung Bunda Maria yang sedang memangku putranya Yesus Kristus. Patung besar warna putih yang menggambarkan dukacita itu kini sudah usang.
Alfonsus Diaz (60) dan Rio Etika Mena (30), naik ke atas patung dengan bantuan kuda-kuda bambu. Mereka menyemprotkan air ke patung itu lalu mendumpul bagian-bagian patung yang lubang.
Rio, umat Lingkungan Kristus Salvator, berdiri di sebelah kanan. Sementara Alfons pada bagian kanan. Keduanya terlihat hati-hati lantaran patung itu sangat licin. Setelah bersih, patung Bunda Maria dan Yesus akan dicat warna putih cerah.
“Kami bertugas bersihkan lalu cuci dengan air. Kalau besok cuacanya bagus, kami bisa cat dan dua hari lagi sudah kering. Tugas cat nanti ada orang lain lagi, kami semua akan ambil bagian,” kata Alfonsus
Alfonsus adalah umat dari Lingkungan Mater Dolorosa. Rumahnya tak jauh dengan taman itu. Taman Mater Dolorosa berada persis di depan Kapela Tuan Ana, Kelurahan Lohayong, Kecamatan Larantuka.
Alfonsus mengatakan, jalan utama di antara taman dan kapela menjadi lintasan saat ribuan peziarah mengarak patung Tuan Ma dan Tuan Ana keliling Kota Larantuka yang dikenal “Kota Kerajaan Katolik” terbesar.
“Kami merasa gembira dan terharu karena Semana Santa sudah dekat. Puncak prosesi Jumat Agung tanggal 18 April, dua minggu lagi,” ucapnya.
Jumat Agung tanggal 18 April malam nanti adalah puncak pelaksanaan Semana Santa. Prosesi mengenang peristiwa penyaliban Yesus Kristus, terlebih dahulu dimulai dengan prosesi laut dari Taman Doa Tuan Meninu di Kelurahan Sarotari ke Kelurahan Lohayong pada pagi harinya.
“Semoga Semana Santa tahun ini berjalan lancar dan aman. Kami senang karena prosesi selalu dihadiri umat dari penjuru daerah dan luar negeri,” katanya.
Di Taman Doan Mater Dolorosa, sejumlah pria dan perempuan dari Pemuda Katolik Komcab Flores Timur membersihkan dahan pohon dan sampah plastik.
Sumber : https://kupang.tribunnews.com/