“Bank Indonesia Dorong Generasi Muda NTT Menjadi SDM Unggul dan Inovatif”
Written by Ningsih on 29 April 2025

SuaraKupang – Dalam rangka mendorong generasi muda NTT yang unggul dan Inovatif, pada tanggal 25 April 2025, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur, hadir di Universitas Katolik Indonesia (UNIKA) Santu Paulus Ruteng, memberikan kuliah umum bertajuk “Leadership Overview: Menjadi Generasi Muda NTT yang Unggul, Berdaya Saing, dan Peduli Sesama”. Kuliah umum ini diikuti oleh 240 mahasiswa dari berbagai jurusan di Fakultas Pertanian dan Peternakan. Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT dan UNIKA Santu Paulus Ruteng.
Dalam sambutan membuka kuliah umum, rektor UNIKA Satu Paulus Ruteng Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic.,Theol menyampaikan bahwa kampus bukan sekadar ruang belajar teoritis, melainkan ladang pembentukan karakter pemuda untuk menjadi pemimpin masa depan. Lebih lanjut, rektor UNIKA menyampaikan bahwa sebagai generasi muda saat ini, mahasiswa tidak bisa hanya mengandalkan kecerdasan akademik, tetapi dibutuhkan juga keberanian untuk bertindak, berkolaborasi, dan berkomitmen untuk membawa perubahan positif bagi sesama. Selain itu, mahasiswa sebagai agen transformasi diharapkan tidak hanya berpikir untuk diri sendiri, melainkan menjadi solusi bagi masyarakat NTT. Menceramati berbagai tantangan yang dihadapi, dalam pemaparan materinya, Kepala Perwakilan BI NTT, Agus Sistyo Widjajti menekankan perlunya kreativitas, inovasi, dan keterampilan dari anak-anak muda untuk mengolah potensi pertanian Provinsi NTT sebagai sektor utama penyumbang ekonomi daerah. Ia juga mendorong agar generasi muda tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi mampu menciptakan nilai tambah melalui hilirisasi produk, pengolahan hasil pertanian, pengemasan modern, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran. “Saya yakin dan percaya bahwa generasi muda adalah pilar utama dalam pembangunan ekonomi. Melalui sinergi dengan UNIKA Santu Paulus Ruteng, kita bisa bersama-sama membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan untuk menghadapi tantangan ekonomi masa depan”, ujarnya, sebagai penutup pemaparan materi.