Penjabat Bupati Kupang Minta Masyarakat Jaga Mata Air Bendungan Oeltua

Written by on 10 December 2024

Suara Kupang – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kupang  bersama Masyarakat Des Oeltua Menginisiasi penanaman pohon untuk menjaga mata air bendungan Oeltua tetap lestari.

Mereka juga mengundang Penjabat Bupati Kupang, Alexon Lumba untuk ikut hadir dalam kegiatan penanaman pohon di sekitar bendungan, Senin 9 Desember 2024.

Penanaman pertama dilakukan Penjabat Bupati Kupang dengan menanam anakan pohon mahoni kemudian disusul Plt.Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Teldy Sanam, Kepala Dinas Pertanian Amin Juariah, Kepala Dinas Peternakan Pandapotan Siallagan, Camat Taebenu Melkisedek Neno, dan pengelola Bendungan Oeltua.

Melihat aksi masyarakat ini, Alexon Lumba memberikan apresiasi atas dedikasi mereka menjaga sumber mata air di desa mereka.

“Dengan menanam pohon, kita tidak hanya menjaga ketersediaan air tetapi juga mencegah erosi tanah, memperbaiki kualitas udara dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat,” sebut Alexon.

Baginya, semangat gotong royong dan kepedulian seperti inilah yang harus terus kita kembangkan di berbagai desa di Kabupaten Kupang.

Menurut dia, Desa Oeltua dengan potensi alam yang dimiliki, dapat menjadi model percontohan dalam pengelolaan konservasi sumber mata air yang berbasis komunitas.

“Mari kita jadikan desa Oeltua sebagai contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Kupang dalam melindungi dan melestarikan sumber daya alam demi keberlanjutan kehidupan generasi mendatang,” ajaknya.

Sementara Camat Taebenu menambah, kegiatan konservasi sumber daya air adalah sesuatu yang baik manakala kita bisa mempertahankan debit air.

“Kiranya apa yang sudah ditanam saat ini, harus dapat kita jaga. Dan ini menjadi tanggungjawab bersama dalam memelihara dan merawat pohon yang ditanam bisa bertumbuh besar dan memberikan banyak manfaat,” ungkap camat Taebenu.

Bendungan Oeltua disampaikan Melki Neno awalnya ramai di kunjungi, namun makin kesini sepi pengunjung karena akses masuk ke lokasi ini rusak berat.

Ia berharap kedepan, infrastruktur disini dapat diperbaharui, karena tempat ini salah satu tujuan wisata yang bisa membantu pendapatan asli daerah.

Ia juga katakan saat ini Bendungan Raknamo masih di kelola Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara II – Unit Pengelola Bendungan Oeltua. Belum diserahkan ke Pemkab Kupang.

 

 

Source : https://kupang.tribunnews.com


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background
Open chat
Powered by