Pengawas Pemilu se Flotim Ikut Rakor Pengawasan Masa Tenang, Ketua Bawaslu: Bukan Sekedar Habiskan Anggaran Tapi Pastikan Kemurnian Pilihan Rakyat
Written by Ines on 19 November 2024

Suara Kupang – Bawaslu Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi NTT menggelar Rakor Pengawasan Masa Tenang, Distribusi Logistik, Rekapitulasi dan Apel Siaga Pemilihan 2024, Selasa 19 November 2024 pagi tadi di Gedung OMK, Sarotari.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Flotim, Ernesta Katana dan disaksikan oleh Anggota Bawaslu Zakarias O. Atasoge dan Agusalim Nama Raga.
Hadir dalam kesempatan tersebut 797 pengawas yang terdiri dari Pengawas TPS (PTPS), Panitia Pengawas Pemilihan Umum Desa/Kelurahan (PKD) dan Panwaslu Kecamatan se Kabupaten Flores Timur.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Flotim, Ernesta Katana mengatakan kalau gelaran Rakor ini bukan sekedar kita bertemu ataupun bukan sekedar menghabiskan anggaran.
“Kegiatan ini bertujuan kita menyamakan, menyatukan, mengumpulkan semua energi kita untuk memastikan langkah kerja pengawasan supaya kemudian tanggung jawab yang kita diemban yang kita terima, tanggung jawab di pundak dapat kita laksanakan dan bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat Flores Timur bahwa pengawas Flores Timur ada dan bawah pengawas benar-benar menjalankan tugas di sisa tahapan ini,” katanya.
Terlebih lagi di tahapan masa tenang untuk memastikan tidak ada kampanye, money politik, intimidasi termasuk tahapan distibusi logistik yang juga wajib diawasi agar waktu dan tepat jumlah.
“Dan juga paling penting adalah tahapan pemungutan dan perhitungan suara yang jadi tahapan krusial dalam sebuah pemilu. Dan sebagai pengawas di tahapan itu, kita tidak hanya memastikan hak pilih masyarakat saja tapi juga harus memastikan kemurnian pilihan masyarakat itu,” tambahnya.
Hal ini lanjutnya penting agar pemimpin baik Bupati maupun Gubernur yang terpilih benar-benar pemimpin yang lahir dari proses yang jujur.
Untuk itu, dirinya meminta agar para pengawas bisa membuktikan dirinya bukanlah pengawas abal-abal.
“Saya berharap para pengawas khususnya pengawas TPS untuk tidak berkecil hati. Harus banhga bisa menjadi pengawas dan penyelenggara karena itu adalah bentuk pengabdian kepada Lewotana. Mari kita buktikan kalau kita bukan pengawas abal-abal, kita bukan pengawas yang punya kepentingan, kita pengawas yang berada pada posisi netral, kita pengawas yang independen. Kita pengawas dengan satu tujuan memastikan pelaksaan pemilu tahun 2024 sesuai ketentuan yang ada,” tegasnya lagi.
Source : https://www.victorynews.id