Imigrasi Sebut Kapal Yacht Sering Masuk Labuan Bajo Tanpa Agen Resmi

Written by on 10 October 2024

Suara Kupang – Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo, Jaya Mahendra menyebut kapal yacht sering masuk ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), tanpa melalui agen kapal yang sah.

Hal itu ia sampaikan saat kegiatan sosialisasi Permenkumham No 9 Tahun 2024 tentang tata cara pemeriksaan keimigrasian terhadap orang yang masuk atau keluar wilayah Indonesia, Selasa 8 Oktober 2024.

“Kapal yacht sering kali memasuki perairan Indonesia (termasuk Labuan Bajo) tanpa menggunakan agen kapal yang sah. Situasi ini tidak hanya berpotensi menimbulkan masalah administratif, tetapi juga dapat menjadi celah bagi berbagai isu keimigrasian, termasuk penyelundupan dan pelanggaran hukum lainnya,” kata Jaya.

Menurutnya, di tengah perkembangan dunia yang semakin terbuka, keberadaan alat angkut baik kapal pesiar maupun kapal yacht.

Bahkan aksesibilitasnya ke wilayah Indonesia semakin meningkat.

Itu menjadi tantangan tersendiri terutama dalam hal pengawasan dan kepatuhan terhadap regulasi yang ada, khususnya terkait dengan peran penanggung jawab alat angkut dalam konteks regulasi keimigrasian.

“Dalam konteks ini Peraturan Menteri Hukum dan HAM No 9 Tahun 2024 memberikan landasan hukum yang penting untuk mengatur alat angkut, termasuk kapal, dalam menjalankan fungsinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Dengan adanya ketentuan ini, lanjutnya, diharapkan dapat mengurangi potensi pelanggaran dan menjamin bahwa setiap kapal yang beroperasi di perairan Manggarai Barat telah memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan.

“Serta menciptakan sistem kerja yang efektif dan efisien untuk proses pemerikaan keimigrasian di Labuan Bajo demi membangun reputasi Labuan Bajo sebagai tempat wisata yang aman dan nyaman bagi wisatawan,” imbuhnya.

Hadir dalam kegiatan itu perwakilan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat, Dinas Perhubungan, KSOP Kelas III Labuan Bajo serta Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF).

Hadir juga para agen kapal yang bersinggungan langsung dengan kapal-kapal wisata internasional dan domestik di wilayah Kabupaten Manggarai Barat di bawah Forum Komunikasi Keagenan Kapal (FOKAL) serta beberapa Dive Center yang ada di wilayah Manggarai Barat.

 

 

Source : https://kupang.tribunnews.com

 


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background
Open chat
Powered by