Ratusan Kades di Sikka dan Flotim Terlantar di Pelabuhan Feri Bolok Kupang
Written by Santi on 24 September 2024

Suara Kupang – Ratusan kepala desa asal Kabupaten Sikka dan Flores Timur diduga ditelantarkan pihak panitia di Pelabuhan Feri Bolok Kupang usai mengikuti kegiatan yang difasilitasi Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri), Selasa 24 September 2024.
Kepala Desa Masabewa, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, Geraduas Erasmus mengatakan sekitar 400 kepala Desa ini mengikuti kegiatan yang difasilitasi oleh Kemendagri di Kupang selama empat hari saja Sabtu kemarin.
Namun pada Selasa 24 September 2024, para kepala Desa chek out dari penginapan sekitar pukul 12:00 WITA, dan dijanjikan untuk makan siang di Pelabuhan Feri Bolok Kupang.
Dikatakannya, saat tiba di Pelabuhan Feri Bolok Kupang, tidak ada kapal feri begitupun pihak panitia.
“Kami ditelantarkan, tidak ada penjelasan dari panitia, padahal kegiatan ini di fasilitasi oleh kemendagri,” ujarnya.
Kata dia, tidak ada kapal Feri di Pelabuhan Feri Bolok Kupang sehingga para kades ini terpaksa harus menunggu di sekitar pelabuhan.
“Pihak panitia tidak jeli, kenapa mereka suruh kami ke pelabuhan padahalnya kapal feri mungkin molor bersandar, kenapa kami nginap dulu hotel,”jelasnya saat dihubungi dari Maumere.
Selain itu, pihak panitia menjanjikan akan membagikan makan siang di pelabuhan namun hingga saat ini tidak ada panitia di Pelabuhan Feri Bolok Kupang.
Source : https://kupang.tribunnews.com