Dekranasda NTT Hadirkan Kain Tenun NTT di Jakarta Fashion Week 2024
Written by Mercy on 10 November 2023
Suara Kupang – Dekranasda NTT berkolaborasi bersama Jakarta Fashion Week 2024 untuk menampilkan sebuah pergelaran busana yang bertajuk “Sa’o”, yang berarti “rumah” dalam bahasa Ende.
Pergelaran ini merupakan sebuah rangkaian koleksi yang terinspirasi dari perjalanan ketiga designer Dekranasda NTT, yaitu Temma Prasetio, STUDIO JEJE, dan Maya Ratih menuju Desa Wologai, Ende.
Dari perjalanan tersebut terpancar cerminan penghuni rumah adat yang memikat dan tak jauh dari eratnya budaya dan alam. Berbagai sentimen yang dirasakan, dituangkan secara simbolis dalam koleksi yang ditampilkan pada tanggal 27 Oktober 2023 dalam panggung Jakarta Fashion Week 2024.
Setelah Dekranasda NTT, Temma Prasetio mempersembahkan koleksi terbarunya yang bertajuk “Musalaki” yang mempunyai arti “pemimpin”. Busana dari Temma Prasetio bermaksud untuk menggambarkan sosok seorang pemimpin yang tidak hanya menggunakan setelan jas yang biasa. Temma Prasetio memberi penghormatan kepada figur pemimpin di berbagai bidang dengan cara berpakaian yang ekspresif.
Di dalam koleksi ini, kain tenun NTT diinovasikan untuk terlihat lembut dan tidak kaku. Selain warna khas dari kain tenun NTT, Temma Prasetio juga menghadirkan warna-warna baru seperti biru terang, coklat pasir, serta abu-abu muda.
Setelah itu, STUDIO JEJE mempersembahkan sebuah koleksi yang memadukan detail rona gelap yang menjadi ciri khas STUDIO JEJE dengan kain tenun berwarna cerah dari NTT. Koleksi ini berjudul “Moeri”, yang berarti “kehidupan” dalam bahasa Ende.
Pergelaran busana pun ditutup oleh Maya Ratih yang membawakan koleksinya “Du’a” yang berarti “Ibu”, direpresentasikan melalui desainnya yang maskulin namun juga feminin dengan riasan rumbai dan renda. Koleksi ini dimaksud untuk mencerminkan kecantikan dalam ketangguhan dari seorang ibu.
Source: Dewi Magazine