Suara Kupang FM

Didukung Proyek Strategi Nasional dan ASEAN Summit 2023, Perekonomian NTT Tumbuh 4,04 Persen

Suara Kupang – Kinerja perekonomian NTT secara yoy pada triwulan (TW) II-2023 tercatat tumbuh sebesar 4,04 persen year-on-year (yoy) atau secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan dengan TW sebelumnya yang tumbuh sebesar 3,70 persen (yoy).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPw BI NTT), S. Donny Heatubun menyampaikan, pertumbuhan ekonomi NTT tercatat lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Nasional yang tumbuh sebesar 5,17 persen (yoy). 

Secara qtq, kinerja perekonomian NTT tercatat tumbuh sebesar 6,62 persen (qtq) lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3,86 persen (qtq). Pada 2023, pertumbuhan ekonomi Prov NTT diperkirakan terus meningkat mencapai 3,90-4,20 persen (ctc). 

Di samping itu, program pemerintah seperti Food Estate, Ekosistem Pola Kemitraan Komoditas Utama (Jagung, Sapi dan Rumput Laut). Proyek Strategis Nasional (PSN) serta penyelenggaraan ASEAN Summit 2023 turut mengakselerasi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Pada Juli 2021 gabungan 3 kota IHK di Provinsi NTT mengalami inflasi sebesar 0,38 persen ™, melandai dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 0,89 persen (mtm).

Sementara itu, inflasi tahunan pada bulan Juli sebesar 3,88 (yoy) juga melandal dari bulan sebelumnya namun masih lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang sebesar 3 plus minus 1 (yoy).

Inflasi gabungan Provinsi NTT pada tahun 2023 diperkirakan tetap berada pada rentang sasaran 3 plus minus 1 seiring dengan upaya TPID dalam kerangka 4K.

Source: poskupang