Tahun 2023, Pemkot Kupang Rencana Bangun 22 KM Jalan Dalam Kota

Written by on 31 July 2023

Suara Kupang – Dalam tahun 2023 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang berencana membangun 22 kilometer jalan. 

Secara keseluruhan ada 1.574 KM jalan menjadi kewenangan Pemkot Kupang, berdasarkan surat keputusan (SK) Wali Kota Kupang tahun 2017. 

Dari total itu, Pemkot telah melakukan perbaikan atau rehabilitasi sebanyak 60 persen lewat intervensi APBD. Sisanya dibangun secara bertahap. 

Menurut Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang, Paulus Guiputra, Minggu 30 Juli 2023, Pemkot dan DPRD telah sepakat menganggarkan Rp 20 miliar untuk item infrastruktur jalan. 

Dia merinci, besaran anggaran itu digunakan untuk pekerjaan 8,9 kilometer jalan hot mix dan lapen sebanyak 13,7 kilometer. Artinya ada  lebih dari 20 kilometer panjang jalan yang akan dikerjakan. 

Menurut Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang, Paulus Guiputra, Minggu 30 Juli 2023, Pemkot dan DPRD telah sepakat menganggarkan Rp 20 miliar untuk item infrastruktur jalan. 

Dia merinci, besaran anggaran itu digunakan untuk pekerjaan 8,9 kilometer jalan hot mix dan lapen sebanyak 13,7 kilometer. Artinya ada  lebih dari 20 kilometer panjang jalan yang akan dikerjakan. 

Dia mengaku, jalan yang dikerjakan oleh pihak balai jalan itu, dikerjakan di Kelurahan Naioni dengan panjang mencapai 8 kilometer. 

Menurutnya, usulan pembangunan jalan tahun 2024 lewat alokasi DAK telah disampaikan sebesar Rp 20 miliar lebih. Dinas PUPR akan menunggu jawaban dari Pemerintah pusat pada bulan Oktober mendatang. 

Ia mengklaim usulan itu telah dilakukan kajian dengan dukungan data. Paulus menyebut usulan pembangunan jalan itu untuk jalan Anggrek dan Jalan Kejora. 

Dia menambahkan, untuk usulan DAK ke pemerintah pusat ini, memiliki kriteria khusus yang, apabila pembangunan jalan di suatu wilayah sudah mencapai 70-75 persen, maka tidak bisa dibantu lagi oleh pemerintah pusat. 

“Kalau Kota Kupang sendiri baru mencapai 60 persen sehingga Kami mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk membantu dengan DAK,” jelasnya. 

Paulus menegaskan, pembangunan jalan tetap menyesuaikan dengan aspek prioritas maupun kondisi keuangan daerah.

Source: kupangtribunnews


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background
Open chat
Powered by