Begini Tanggapan Kemendag Suara soal Impor Beras dan Potensi Subsidi Jagung

Written by on 8 July 2023

Suara Kupang – Kementerian Perdagangan (Kemendag) buka suara soal impor beras yang dilakukan pemerintah pada 2023 hingga kenaikan harga telur ayam dalam beberapa waktu terakhir.  

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim mengatakan impor beras tahun ini dilakukan untuk memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Isy menyebut CBP akan digunakan untuk intervensi guna menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga beras di pasar.

Di sisi lain, pemerintah juga terus mendorong Perum Bulog untuk menyerap gabah atau beras di tingkat petani agar target CBP sebesar 1,2 juta ton pada akhir tahun ini dapat tercapai.

Isy menjelaskan berdasarkan Neraca Pangan yang disusun oleh Badan Pangan Nasional, jumlah ketersediaan beras pada 2023 diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Pasokan beras dari beberapa wilayah di dalam negeri berasal dari hasil produksi pada musim panen yang terjadi dua kali dalam setahun.

Pada tahun ini, Bulog diketahui mendapat tugas mengimpor 2 juta ton beras yang akan digunakan untuk intervensi dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Beras (SPHP), bantuan beras kepada sekitar 21,353 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dan kebutuhan lainnya.

Di sisi lain, Kemendag juga merespons kenaikan harga telur dan daging ayam beberapa waktu terakhir. Isy menyebut salah satu upaya yang pernah dilakukan adalah dengan memberikan subsidi jagung yang merupakan pakan ayam.

Langkah tersebut, kata Isy, mungkin bisa dilakukan kembali untuk stabilisasi harga daging dan telur ayam. Namun, diperlukan pertimbangan dari segala aspek dan diputuskan bersama melalui koordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait.

Source: cnnindonesia


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background
Open chat
Powered by