Kapolda NTT Buka Pacuan Kuda Piala Bupati Kupang XII

Written by on 9 August 2025

Suara Kupang – Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko membuka pacuan kuda piala Bupati Kupang XII di lapangan pacuan kuda Gelora Lifubatu, Kelurahan Babau Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Kamis (7/8).

Kapolda NTT didampingi Bupati Kupang, Yosef Lede, Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, Kapolres Kupang, AKBP Rudi Junus Jacob Ledo, Ketua Pordasi NTT, Jerry Manafe dan Ketua Pordasi Kabupaten Kupang, Gustav Oematan didaulat melepas empat ekor kuda pada kelas A super.

Ketua panitia, Benyamin Seubelan dalam laporannya menyampaikan, pacuan kuda yang merupakan salah satu olahraga yang sangat digemari masyarakat Kabupaten Kupang telah lama mati suri. Lima tahun lamanya para pemilik dan pecinta kuda menanti tanpa adanya satu kepastian dan harapan.

“Namun, harapan itu kini nyata. Pemerintah Kabupaten Kupang di era kepemimpinan saat ini memberikan dukungan yang nyata, sehingga pacuan kuda yang selama lima tahun mati suri dapat kembali di gelar di Gelora Lifubatu Kelurahan Babau Kecamatan Kupang Timur. Oleh karena itu, mewakili para pemilik, pecinta kuda patut memberi apresiasi dan ucapan limpah terima kasih kepada bapak Bupati Kupang, Yosef Lede dan ibu Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki,” ujarnya.

Dikatakan, pacuan kuda yang kembali digelar tahun ini menjadi salah satu dari serangkaian pertandingan dan perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 RI tahun 2025.

“Dalam pelaksanaan pacuan kuda kali ini, panitia pelaksana di bawah pengawasan panitia HUT RI tingkat Kabupaten Kupang dan juga Pordasi Kabupaten Kupang serta Pordasi NTT memberikan ruang bagi para pelaku UMKM. Kami sadar bahwa pelaksanaan pacuan kuda bukan hanya sebagai ajang olahraga dan hiburan semata, tetapi dapat menjadi kesempatan bagi para pelaku UMKM mejajakan hasil usahanya sehingga terjadi perputaran uang selama pacuan kuda di gelar,” ungkapnya.

Diuraikan, pacuan kuda digelar selama empat hari yakni tanggal 7-10 Agustus 2025. Peserta yang ambil bagian dalam lomba berasal dari Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Kabupaten TTU, Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Ngada dan negara Timor Leste.

Sebanyak 173 ekor kuda akan berpacu di sembilan kelas yakni kelas lokal C, lokal B, lokal A, kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, kelas A dan kelas A super.

Ketua Pordasi Provinsi NTT, Jerry Manafe mengaku, sudah enam tahun pacuan kuda di Kabupaten Kupang tiddak pernah dilaksanakan. Baru pada kepemimpinan Yosef Lede dan Aurum Titu Eki baru kembali digelar.

Jerry menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kupang atas kerja sama dengan Pordasi dapat menyelenggarakan pacuan kuda.

Sementara, Bupati Kupang, Yosef Lede dalam sambutannya mengaku, kegiatan pacuan kuda sebagaimana dikatakan ketua Pordasi NTT, sudah enam tahun tidak dilaksanakan.

“Kita punya aset ini tetapi tidak dimanfaatkan secara baik. Menjadi sebuah potensi bagi daerah. Baik itu pariwisata, peningkatan UMKM, olahraga dan lain-lain. Di bawah kepemimpinan saya dan ibu Aurum, kita pingin memaksimalkan lokasi ini menjadi lokasi yang betul-betul bermanfaat bagi daerah dan masyarakat di tempat ini. Salah satunya pacuan kuda,” ungkap Yosef.

Ia berjanji, bulan Oktober mendatang akan kembali menggelar lomba pacuan kuda di Gelora Lifubatu lagi.

“Lapangan ini juga bulan sepuluh kita bikin grasstrack di sini. Di tengah. Kita masih ada satu agenda IMI lagi. Kemarin sudah road race, ini kita rencana motocross. Kalau di tengah tidak rusak. Tempat ini dimanfaatkan secara baik. Jangan sampai satu tahun satu kali. Kalau bisa pacuan kuda satu tahun tiga kali mengapa kita tidak lakukan,” tegas Yosef.

Sedangkan Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko saat menyampaikan sambutan sebelum membuka lomba pacuan kuda berharap lapangan pacuan kuda Gelora Lifubatu semakin besar dan bisa meningkatkan perekonomian dan menjadi tujuan wisata Kabupaten Kupang.

“Kami akan mendukung. Silakan kalau mau ada lomba-lomba berikutnya saya siap mendukung juga. Setelah dari Kabupaten Kupang, berikutnya juga akan ada di Kabupaten TTU. Mereka akan melakukan pacuan kuda Kapolda Cup. Pak bupatinya sudah sampaikan ke saya. Saya juga berharap ini menjadi cikal bakal setelah enam tahun tidak aktif pacuan kuda. Semoga setelah pacuan kuda ini segera ada perbaikan fasilitas dan sarana prasarananya sehingga akan lebih baik lagi,” ujarnya.

Sumber: https://timexkupang.fajar.co.id/


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background
Open chat
Powered by