Dubes Korsel Prioritaskan Kasus Dugaan Insinyur RI Curi Data Pesawat Tempur KF-21

Written by on 25 March 2025

SuaraKupang – Duta Besar (Dubes) RI untuk Korea Selatan (Korsel), Cecep Herawan mengatakan kasus dua insinyur Indonesia diduga mencuri data informasi teknologi pesawat tempur KF-21 di Korea Selatan menjadi prioritas kerjanya.

Hal ini disampaikan Cecep usai dilantik menjadi Dubes RI untuk Korea Selatan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta, Senin (24/3/2025).

“Tentunya saya baru saja dilantik Dubes Indonesia dan Korea Selatan terkait kasus menimpa para insinyur PT DI itu sudah jadi perhatian kita dan ini menjadi salah satu priorotas kerja kita sesuai pimpinan di Jakarta,” jelas Cecep kepada wartawan usai pelantikan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/3/2025).

Menurut dia, para Dubes RI mendapat arahan terkait orientasi kerja sesuai Asta Cita Presiden Prabowo. Cecep meyakini pada duta besar telah memetakan kerja sama sesuai dengan kekuatan negara masing-masing.

“Dengan apa yang diberikan kepada kami Insya Allah kita sudah bisa mapping apa yang sudah menjadi kekuatan masing-masing negara dimana kita bertugas yang dapat berkontribusi pembangunan RI ke depan,” tutur Cecep.

Sebelumnya, Badan Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (DAPA) Korsel menuduh dua insinyur Indonesia mencoba mencuri data informasi teknologi jet tempur KF-21.

Dua teknisi yang dikirim dari Indonesia untuk mengerjakan proyek pengembangan jet tempur di Korea Aerospace Industry (KAI) itu sedang menjalani penyelidikan dan dilarang meninggalkan Korea.

Pihak berwenang Korsel menyatakan menangkap dua insinyur Indonesia itu pada Januari 2024, setelah mereka kedapatan berusaha mengambil data terkait proyek yang disimpan di drive USB.

Salah satu pejabat DAPA mengatakan penyelidikan berfokus pada identifikasi dokumen spesifik yang coba dicuri para pakar dari Indonesia tersebut.

Dia juga mengatakan USB itu berisi dokumen umum, bukan data-data yang terkait teknologi strategis yang berpotensi melanggar undang-undang rahasia militer atau perlindungan industri pertahanan.

Sumber : https://www.liputan6.com/news/


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track

Title

Artist

Background
Open chat
Powered by