Kadis PUPR Malaka Akui Persoalan Banjir di Kota Betun Akibat Tak Adanya Drainase
Written by Ningsih on 18 March 2025
SuaraKupang – Warga Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, keluhkan masalah banjir yang sering terjadi di pemukiman warga. Banjir ini diakibatkan tidak adanya drainase.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Malaka, Paul B. Miki saat ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, mengakui persoalan tersebut.
Pasalya, persoalan di Kota Betun itu salah satunya adalah drainase.
“Topografi di sini kan relatif datar bahkan sebagian daerah tertentu cekung. Jadi untuk mengatasi air hujan maupun air limbah rumah tangga itu agak kesulitan,” akui Paul.
Paul mengatakan akan lihat lagi, karena pembuangan akhir di Malaka juga memang belum ada.
“Tetapi nanti kita coba lihat lagi, untuk persoalannya karena di pembuangan akhir kita memang belum ada. Dari semua drainase ini seharusnya kita ada satu konsep pembuangan airnya kemana. Sehingga drainase yang kecil-kecil itu konek (terhubung) masuk di drainase utama untuk dia buang ke muara air,” ujar Paul.
Ia juga mengatakan akan turun bersama tim konsultan untuk ukur elefasinya.
“Dari Dinas nanti kami turun lagi, dibantu oleh tim konsultan. Karena dia harus ukur elefasi, ukur debit air yang masuk dan keluar, terus caritau elefasi ini mau buang ke mana. Ke kali atau ke laut, itu harus diukur dengan baik.
Selain itu, Paul juga mengatakan nanti mereka usahakan agar lebar drainase primernya harus lebar.
“Nanti kita usahakan drainase primernya itu kita jangan tanggung – tanggung, dia harus lebar. Sehingga drainase yang kecil – kecil itu debit airnya masuk bisa tertampung. Apalagi di kota betun ini berada di kaki bukit. Jadi ketika hujan itu, volume airnya sangat – sangat besar. Bahkan melimpas di jalan raya,” ucap Paul
Sumber: https://kupang.tribunnews.com