Dorong Peternakan Unggul, Penjabat Gubernur NTT Terima Audiensi HP2SK untuk Sinergi Lintas Sektoral
Written by Ines on 29 November 2024

Suara Kupang – Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, menunjukkan komitmennya dalam memajukan sektor peternakan di NTT dengan menerima audiensi dari Himpunan Pengusaha Peternak Sapi dan Kerbau (HP2SK) NTT, pada Kamis 28 November 2024.
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja gubernur ini menjadi momentum penting dalam membahas berbagai isu strategis yang menghambat perkembangan peternakan di NTT.
Audiensi ini dihadiri oleh jajaran pengurus HP2SK, termasuk Ketua Umum Sufari Sutami, Wakil Ketua I David Anunut, Wakil Ketua II Yohanis Laka, Sekretaris Umum Agus B. Irwantoro, dan Bendahara Umum Bernard Ratu.
Pengurus HP2SK NTT membawa sejumlah agenda penting, seperti penguatan populasi ternak, optimalisasi perdagangan sapi keluar daerah, hingga upaya menciptakan iklim peternakan yang lebih kondusif.
Dalam diskusi, Gubernur Andriko menegaskan pentingnya menjaga stabilitas populasi ternak, seraya mendorong peningkatan ekspor ternak untuk mendukung perekonomian daerah.
“Kita harus memastikan populasi ternak tidak fluktuatif dan mendorong agar penjualan ternak ke luar NTT meningkat. Ini adalah langkah strategis untuk memajukan peternakan kita,” ujar Andriko.
Ketua HP2SK NTT, Sufari Sutami, menyambut baik respons positif Pj Gubernur.
Ia memuji keterbukaan Andriko dalam menerima masukan, termasuk terkait revisi peraturan tentang bobot sapi yang selama ini menjadi kendala.
“Pak Gubernur sangat welcome dan mendengar keluhan kami. Beliau berjanji akan meninjau ulang aturan bobot sapi yang selama ini kami anggap tidak sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar Tono, sapaan akrabnya.
Selain itu, diskusi juga menyentuh persoalan vaksinasi ternak yang dinilai perlu ditingkatkan.
Untuk memperkuat sinergi, HP2SK dan Pemprov NTT sepakat menyusun Memorandum of Understanding (MoU) guna mendorong kolaborasi lintas sektoral demi meningkatkan kualitas peternakan di NTT.
“Kami percaya dengan kolaborasi ini, sektor peternakan di NTT akan semakin maju dan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” tutup Tono.
Source : https://kupang.tribunnews.com