Daftar Pilihan Saham Cuan dan Berkibar Pekan Ini
Written by Pier Temaluru on 17 September 2024

Suara Kupang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 13,97 poin atau plus 0,18 persen ke level 7.812 pada perdagangan pekan lalu. Investor asing mencatat beli bersih (net buy) Rp3,49 triliun selama sepekan.
Sepekan lalu, indeks saham menguat tiga kali dan melemah dalam dua hari perdagangan. Performa indeks saham secara total tumbuh 1,17 persen pada pekan kemarin.
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kautsar Primadi Nurahmad menyebut peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian bursa sebesar 40,10 persen. Sebelumnya, hanya Rp10,69 triliun menjadi Rp14,98 triliun.
Rata-rata volume transaksi harian bursa juga menguat. Ada kenaikan 10,79 persen menjadi 23,34 miliar lembar saham, dari 21,97 miliar lembar saham pada pekan lalu.
Frekuensi transaksi harian bursa selama sepekan turut tumbuh hingga 1,66 persen. Rata-ratanya naik dari 1,12 juta kali transaksi ke 1,14 juta kali transaksi.
“Kapitalisasi pasar bursa juga mengalami peningkatan sebesar 1,31 persen menjadi Rp13.390 triliun dari Rp13.217 triliun pada pekan lalu,” kata Kautsar, seperti dikutip dari situs IDX, Jumat (13/9).
Supervisor Customer Literation and Education PT Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi memprediksi gerak IHSG pekan ini dalam kecenderungan melemah. Selepas libur panjang, indeks diyakini menempati level support 7.722 dan resistance 7.886.
Audi mengatakan ada sentimen dari Federal Open Market Committee (FOMC) dan rilis keputusan suku bunga AS. Perkiraan pasar adalah penurunan sebesar 25 basis point (bps)
Ia menegaskan keputusan The Fed akan berdampak pada kondisi pasar. Jika sesuai ekspektasi, pasar akan cenderung merespons dengan positif.
Selain itu, pasar juga menantikan rilis keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Perkiraannya tetap pada level 6,25 persen demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
“Investor dapat mengantisipasi terjadinya perlambatan di tengah penantian beberapa keputusan kebijakan bank sentral, baik dalam maupun luar negeri. Sehingga dapat memanfaatkan peluang untuk hold dengan menantikan kepastian di pekan depan,” kata Audi kepada CNNIndonesia.com, Minggu (15/9).
Ada tiga saham utama yang direkomendasikan. Pertama, secara teknikal ia menyarankan emiten berkode BBRI.
Saham milik PT Bank Rakyat Indonesia Tbk ini melesat 2,42 persen ke level 5.300 pekan lalu. Audi menyarankan untuk speculative buy dengan prediksi rentang gerak di 5.125-5.525.
Source : https://www.cnnindonesia.com