SuaraKupang – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT menggelar Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT) Series 5 Tahun 2026 dengan tema “Money Wise, Future Rise”.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Perwakilan BI Provinsi NTT ini diikuti oleh perwakilan BI, OJK, DJPB, perbankan di Kota Kupang, akademisi, serta mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi.
LIKE IT 2026 bertujuan meningkatkan literasi keuangan generasi muda NTT, terutama dalam memahami investasi yang sehat, legal, dan berkelanjutan. Kemudahan layanan keuangan digital perlu diimbangi dengan pemahaman yang baik agar generasi muda tidak terjebak perilaku konsumtif, mengambil keputusan keuangan yang kurang tepat, atau menjadi korban investasi ilegal.
LIKE IT merupakan program kolaborasi Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, OJK, dan LPS dalam Forum Koordinasi Pengembangan Sektor Keuangan sejak 2021. Kegiatan ini dilaksanakan di berbagai kota untuk memperluas pemahaman literasi keuangan di masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Ari Setyo Wibowo, menyampaikan bahwa akses masyarakat terhadap layanan keuangan terus meningkat. Indeks inklusi keuangan nasional naik dari 75,02 persen menjadi 80,51 persen, sedangkan indeks literasi keuangan meningkat dari 65,43 persen menjadi 66,46 persen.
Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan semakin banyak masyarakat yang menggunakan layanan keuangan, tetapi belum semuanya memahami cara mengelola keuangan secara bijak dan aman. Kondisi ini menjadi salah satu alasan pentingnya edukasi literasi keuangan melalui LIKE IT.
Tahun ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Balikpapan menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan kegiatan LIKE IT. Pelaksanaan di berbagai daerah diharapkan dapat memperluas pemerataan edukasi keuangan sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah.
Melalui LIKE IT 2026, generasi muda NTT diharapkan mampu mengendalikan kondisi finansial, menghindari konsumsi impulsif, serta memahami investasi yang aman dan berkelanjutan. Dengan bekal tersebut, generasi muda diharapkan dapat menjadi investor yang cerdas, bijak, dan mandiri.
Sumber : Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT