SuaraKupang – Aktor laga kelas dunia, Iko Uwais, kembali menorehkan sejarah baru dalam perjalanan kariernya. Lewat film berjudul Timur, Iko tak hanya tampil sebagai pemeran utama, tetapi juga untuk pertama kalinya menjajal peran sebagai sutradara. Film ini menjadi penanda kembalinya Iko berkarya di Tanah Air sekaligus kontribusinya dalam membangkitkan industri film nasional.Timur merupakan film pertama yang diproduksi oleh Uwais Pictures.Dalam proses kreatifnya, Iko memberikan kebebasan eksplorasi kepada para pemain agar karakter terasa lebih natural dan emosional.
Timur bukan sekadar film laga. Film ini menghadirkan cerita yang kuat dan emosional, berkisah tentang seorang prajurit bernama Timur bersama timnya yang ditugaskan menyelamatkan seorang peneliti yang diculik di tengah hutan lebat. Kisah tersebut terinspirasi dari peristiwa nyata Mapenduma tahun 1996, yang menjadi salah satu catatan sejarah penting di Indonesia.
Timur bercerita tentang seorang prajurit bernama Timur yang memimpin tim penyelamat dalam misi berbahaya untuk membebaskan para peneliti yang diculik di dalam hutan. Terjebak di wilayah penuh ancaman, mereka harus menghadapi medan ekstrem, tekanan waktu, dan bahaya tak terduga.
film ini menggambarkan krisis penyanderaan yang menuntut keberanian luar biasa, namun tetap ditekankan sebagai “inspired by true event”, bukan dokumenter sejarah murni. Fokus cerita diarahkan pada nilai patriotisme, solidaritas tim, dan ikatan emosional di tengah situasi genting.
Melalui film ini, Iko Uwais ingin menampilkan nilai persaudaraan, pengorbanan, dan kemanusiaan, yang dibalut dengan koreografi laga khasnya. Ia juga berambisi menghadirkan standar baru sinema aksi Indonesia dengan memadukan aksi berkelas internasional dan storytelling yang menyentuh.
Film produksi Uwais Pictures ini mendapat dukungan penuh dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI. BNI berharap kolaborasi ini dapat memperkuat ekosistem industri kreatif nasional sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi sineas muda Indonesia untuk berkarya dan berkembang.
Menjelang penayangan resminya pada 18 Desember 2025, film Timur kembali menyapa publik melalui special screening yang digelar di 17 kota besar di seluruh Indonesia. Untuk pertama kalinya, karya dedikasi Iko Uwais ini bertemu langsung dengan para penonton dan mendapat sambutan hangat.
Special screening dilaksanakan di Jakarta, Bandung, Bogor, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Kupang, Lampung, Padang, Pekanbaru, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Ambon, Jayapura, Madiun, dan Medan.
Timur diharapkan menjadi tonggak baru bagi perfilman aksi Indonesia di kancah nasional maupun internasional.
Sumber : SuaraKupang