Suara Kupang FM

Pemerintah Bangun 100 Sekolah Rakyat secara Permanen di 2026

Suara Kupang – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan 100 gedung sekolah rakyat permanen pada 2026.

Fasilitas ini dirancang untuk menampung hingga 46.000 siswa pada tahun berikutnya, sebagai bagian dari komitmen memperluas akses pendidikan gratis bagi masyarakat miskin.

“Kita temukan dari data BPS, ada hampir satu juta anak lulusan SMP yang tidak melanjutkan pendidikan. Dari sinilah Sekolah Rakyat hadir, untuk mereka yang belum sempat mendapatkan kesempatan,” ungkap Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, dalam wawancara bersama Beritasatu TV, Jumat (17/10/2025).

Program sekolah rakyat merupakan inisiatif langsung dari Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari agenda nasional untuk mengatasi kemiskinan melalui pendidikan.

Sekolah ini berasrama dan sepenuhnya gratis, diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga desil satu dan dua, yang sering kali terkendala ekonomi untuk melanjutkan sekolah.

Dalam kurun satu tahun, telah berdiri 165 titik Sekolah Rakyat perintisan di berbagai daerah, menampung hampir 16.000 siswa dan melibatkan lebih dari 5.000 tenaga pendidik serta wali asrama.

Sekolah rakyat tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga membantu siswa menemukan minat dan potensi diri melalui program tes DNA talenta yang bekerja sama dengan Universitas Ary Ginanjar.

Lulusan dari sekolah ini diarahkan untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi atau mengikuti pelatihan vokasi yang difasilitasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

“Kalau 500 sekolah rakyat itu berdiri, berarti ada 500.000 keluarga yang lebih berdaya, yang terlepas dari kemiskinan,” tutupnya dengan nada optimistis.

Sumber: https://www.beritasatu.com/