Suara Kupang FM

NTT Sabet Tiga Emas Satu Perak di SPOBNAS

Suara Kupang – Sebanyak Empat (4) Atlet Pencak Silat Nusa Tenggara Timur (NTT) mendulang prestasi tiga medali emas dan satu medali perak pada Kejuaraan Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Nasional (SPOBNAS) yang berlangsung di Yogyakarta, pada 1-5 Oktober 2025. Keempat atlet pencak silat NTT yang meraih prestasi membanggan ini adalah, Yuanita Olivia Juani Makin merah medali emas di kelas D putri 51-55 kg.

Yohanes Baptista Aprilyanto Dedo di kelasa  A Putra 39-43 kg, meraih medali emas. Yuliana Unde di kelas A Putri 39-43 kg meraih medali emas, dan Wiliam Aurelius Ngeo di kelas F putra 59-63 kg, meraih medali perak.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Ikatan Pencaksilat Seluruh Indonesia (IPSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Sekertaris Ferdi Amatae kepada RRI di Kupang, Senin (6/10/2025) menyampaikan, hasil yang diraih empat atlet pencak silat NTT di even Spobnas (Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Nasional) merupakan motivasi bagi atlet NTT yang akan mengikuti PON Bela Diri yang akan berlangsung di Kota Kudus, Jawa Tengah, pada 17-21 Oktober 2025. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan bekal bagi atlet-atlet pencak silat NTT mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 NTT-NTB.

“Kami dari IPSI NTT merasa bangga dan bahagia dimana keempat atlet Spobnas NTT yang kita kirim kejuaraan Spobnas di Yogyakarta, dari empat atlet yang kami kirim tiga atlet berhasil meraih tiga medali emas, dan satu atletnya meraih satu perak sehingga membawa tim spobnas NTT berada di urutan kedua Indonesia. Atas keberhasilan ini, Pa Ketua IPSI NTT sangat menyambut baik,” ucap Ferdi Amatae.

“Pa Ketua Ipsi NTT juga menyampaikan bahwa ini sekaligus merupakan motifasi bagi para atlet NTT yang nanti akan bertanding di Kota Kudus, Jawa Tengah, pada tanggal 17-21 Oktober 2025. Sehingga harapan Bapak Ketua Umum IPSI NTT agar prestasi yang diraih oleh atlet-atlet Spobnas NTT ini menjadi motivasi terbaik bagi atlet-atlet kita yang akan turun di PON Bela Diri,” ucap Ferdi Amatae.

Menurutnya, ini satu keberhasilan upaya IPSI NTT menjaring atlet-atlet kita yang akan dipersiapkan mengikuti PON ke-22 Tahun 2028. Ia juga berharap, para atlet terus mempersiapkan diri dengan baik sehingga prestasi tersebut dipertahankan pada even-even selanjutnya.

Pelatih Sentra Pembinaan Dispora NTT, Murni Dahliana Nasution yang dihubungi RRI, Senin (6/10/2025) menjelaskan, keikutsertaan empat atlet pencak silat NTT di Kejuaraan Spobnas 2025, merupakan ajang eveluasi pelatih melihat progress atlet selama proses latihan di sentra pembinaan olahraga, dibawah pengawasan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI. Menurutnya, empat atlet yang diikutkan, keempatnya berhasil meraih tiga medali emas dan satu medali perunggu merupakan prestasi yang sangat membanggakan.

“Ini sungguh luar biasa ya Bapak. Ada beberapa atlet baru dua bulan bergabung dengan saya di Sentra tetapi sungguh luar biasa bisa menunjukan prestasinya di kancah nasional,” kata Murni Nasution.

“Untuk dua atlet ini saya jadikan sebagai uji coba karena mereka berdua ini akan dipersiapkan ke even Popnas yang akan diselenggarakan di Jakarta pada tanggal  satu sampai sepuluh November 2025. Kedua Atlet ini atas nama Yuanita Olivia Juani Makin dan Yohanes Baptista Aprilyanto Dedo,” ujarnya.

Dapat diketahui, empat atlet pencak silat NTT yang mengikuti Kejuaraan Spobnas 2025, merupakan atlet binaan di Sentra Keolahragaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga NTT. Harapannya, prestasi yang telah diraih terus ditingkatkan pada even-even selanjutnya.

Sumber: https://rri.co.id/