Suara Kupang FM

Kota Kupang Jadi Pusat Layanan Kesehatan Jantung di Provinsi NTT

Suara Kupang – Pemerintah Kota Kupang menargetkan Kota Kupang menjadi pusat layanan kesehatan jantung di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini menggema saat Wakil Wali (Wawali) Kota Kupang, Serena Corsgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menerima kunjungan tim RSUP Sanglah Denpasar  Bali di Balai Kota Kupang, Jumat (8/8).

Pada kesempatan itu Serena menyampaikan, melalui kolaborasi strategis dengan RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Sanglah Denpasar, RSUD Prof. W. Z. Johannes, dan RSUD S.K. Lerik, diharapkan ke depan, masyarakat NTT umumnya dan khususnya Kota Kupang dapat memperoleh layanan jantung yang lengkap dan berkualitas.

Menurut dia, penguatan jejaring pengampuan pelayanan jantung ini menjadi langkah penting agar warga Kota Kupang dan NTT tidak lagi harus berobat jauh ke luar daerah.

Dengan kerja sama lintas rumah sakit ini, Wawali Serena optimis dapat menghadirkan layanan jantung yang setara dengan rumah sakit rujukan nasional, sekaligus memperkuat peran Kota Kupang sebagai pusat layanan kesehatan jantung di NTT.

“Prinsipnya, apa pun yang baik untuk Kota Kupang, khususnya di bidang kesehatan, kami siap mendukung dan memfasilitasi.Teknisnya nanti dibicarakan langsung antara rumah sakit dan Dinas Kesehatan,” ujar Serena.

Dua Rumah Sakit Naik Tingkat

Asisten Manajer Pelayanan Medik Rawat Jalan RSUP Sanglah, dr. Ni Made Ayu Lestari, MARS, menjelaskan bahwa program jejaring pengampuan merupakan bagian dari transformasi sistem rujukan Kemenkes (Kementerian Kesehatan), yang bertujuan untuk memeratakan layanan kesehatan spesialistik di seluruh Indonesia.

“RSUD S.K. Lerik ditargetkan naik tingkat atau strata dari Rumah Sakit Dasar menjadi Madya, sementara RSUD Johannes diharapkan meningkat dari strata Madya menjadi Utama”, kata dr. Made.

Dokter spesialis jantung RSUP Sanglah, dr. Hendy Wirawan, Sp.JP(K), FIHA, menambahkan, Kementerian Kesehatan akan menyalurkan peralatan cath lab ke sejumlah rumah sakit, termasuk RSUD S.K. Lerik. Visitasi tim RSUP Sanglah dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana, alur pasien, dan ruang pemulihan sehingga layanan pemasangan ring jantung bisa dilakukan langsung di Kupang.

Direktur RSUD S.K. Lerik, drg. Dian Arkiang, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan SDM, termasuk mengirim salah satu dokter jantung untuk pendidikan fellow di Korea.

“Dalam setahun mendatang, diharapkan akan ada tambahan dokter dengan kompetensi kardiointervensi untuk memperkuat layanan”, ujar drg. Dian. Turut hadir pada kesempatan tersebut, jajaran RSUD S.K. Lerik, RSUD W.Z. Johannes, dan Dinas Kesehatan Kota Kupang.

Sumber: https://citra-news.com/