Suara Kupang FM

Tiga Mahasiswa FAPERTA Undana Raih Kesempatan Magang Riset Internasional di Thailand

Suara Kupang – Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana (Faperta Undana) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Tiga mahasiswa terbaiknya, Umbu Yudho Manasye Hanggongu, Imanuella A.E Blegur, dan Zhafir Erha Muhamad Ilyas Pua Upa, terpilih sebagai peserta magang riset di Prince of Songkla University (PSU), Thailand. Kesempatan emas ini merupakan bagian dari program kerja sama internasional antara Undana dan PSU, yang bertujuan untuk memperkuat penelitian dan pengembangan ilmu pertanian tropis.

Pada Jumat, 11 Juli 2025, pukul 14.30 WITA, ketiga mahasiswa tersebut secara resmi melapor dan berpamitan kepada Wakil Rektor I Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si, di ruang kerjanya. Mereka didampingi oleh Dekan Faperta, Dr. Ir. Muhammad S. M. Nur, M.Si, serta Wakil Dekan dan dosen pembimbing, Wida Sari Bunga, S.P., M.Sc. Kunjungan ini menjadi momen penting sebelum keberangkatan mereka ke Thailand pada 13 Juli 2025.

Dalam sambutannya, Prof. Annytha I.R. Detha mengungkapkan apresiasi tinggi atas pencapaian para mahasiswa ini. “Saya pikir ini adalah momen yang sangat baik, kesempatan yang sangat besar bagi adik-adik semua dan tentu juga dari manajerial fakultas menambah pengalaman untuk lebih banyak lagi anak-anak yang bisa kita kirim untuk belajar di Universitas lain terutama Luar Negeri sehingga mereka bisa mendapat suatu gambaran yang baik yang bisa mereka bawa saat mereka kembali,” ujarnya penuh harap. Beliau menekankan pentingnya pengalaman ini bagi pengembangan akademik dan institusi Undana.

Lebih lanjut, Prof. Annytha, yang juga dikenal sebagai Prof. Maria Loretha, memberikan motivasi mendalam kepada para mahasiswa. “Kalian terpilih dari sekian banyak orang yang ingin seperti kalian, jadi manfaatkan kesempatan. Setiap hari itu berharga sekali di sana untuk melihat potret gambaran di luar yang bisa kalian adopsi kemudian ketika pulang bawa pengalaman itu untuk ditunjukkan. Apa yang kalian tunjukkan di sana akan sangat memengaruhi adik-adik semester kalian ke depannya,” pesannya. Hal ini menunjukkan betapa besar harapan Undana terhadap kontribusi para mahasiswa sekembalinya mereka ke tanah air.

Program magang riset ini tidak hanya sekadar kesempatan individu, tetapi juga merupakan langkah strategis Undana dalam upaya internasionalisasi dan penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang penelitian. Kolaborasi dengan PSU Thailand ini secara spesifik berfokus pada pengembangan keilmuan pertanian tropis, sebuah area yang relevan dengan kondisi geografis dan potensi pertanian di Nusa Tenggara Timur.

Dekan Faperta, Dr. Ir. Muhammad S. M. Nur, M.Si, menambahkan bahwa partisipasi mahasiswa dalam program internasional seperti ini adalah wujud nyata komitmen fakultas. “Ini adalah upaya kami dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memberikan pengalaman internasional, serta mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan global,” jelasnya. Faperta Undana terus berupaya membekali mahasiswanya dengan kompetensi yang relevan di era modern.

Dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran lintas negara, pengalaman magang ini diharapkan tidak hanya memperkaya wawasan akademik ketiga mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi pengembangan institusi Undana di masa mendatang. Pengetahuan dan keterampilan baru yang mereka peroleh akan menjadi aset berharga bagi kemajuan penelitian dan pengajaran di Faperta.

Keberangkatan ketiga mahasiswa ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi Faperta, tetapi juga bagi seluruh civitas academica Undana. Ini adalah cerminan keseriusan kampus dalam mendorong daya saing lulusan melalui pengalaman internasional yang konkret. Undana menunjukkan komitmennya untuk melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di kancah global.

Program magang riset ini diharapkan menjadi langkah awal dari kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan dengan institusi pendidikan global lainnya. Pembukaan jalan bagi lebih banyak mahasiswa Undana untuk meraih peluang serupa di masa mendatang juga menjadi target utama. Undana optimis akan semakin banyak mahasiswanya yang dapat merasakan pengalaman berharga seperti ini.

Setelah kembali dari Thailand, pengalaman dan ilmu yang mereka dapatkan akan menjadi bekal berharga untuk memajukan pertanian di Indonesia, khususnya di wilayah NTT.

Sumber: https://undana.ac.id/2025/