Suara Kupang FM

Liga 4 ETMC Cup 2025 Kembali Digelar di Kota Kupang, Malaka Jadi Tuan Rumah 2026

Suara Kupang – Kabar gembira bagi pencinta sepak bola di NTT! Kompetisi bergengsi Liga 4 El Tari Memorial Cup (ETMC) kembali digelar tahun ini dan dipastikan berlangsung di Kota Kupang pada Oktober 2025. Sementara itu, untuk ETMC 2026, tuan rumah telah ditetapkan di Kabupaten Malaka.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris PSSI NTT, Abdul Muis, usai rapat pengurus dan panitia pelaksana. Ia menyebut keputusan ini mempertimbangkan sejumlah faktor, terutama efisiensi anggaran, kesiapan daerah, dan permintaan dari klub-klub peserta.

“Setelah mencermati masukan dari anggota PSSI dan klub-klub, banyak yang menyarankan agar ETMC 2025 digelar kembali di Kupang. Selain faktor efisiensi, kondisi ekonomi dan dukungan pemerintah daerah juga menjadi pertimbangan utama,” jelas Abdul Muis.

Abdul Muis menambahkan, Kota Kupang dianggap strategis karena memudahkan konsolidasi seluruh peserta dari berbagai kabupaten/kota di NTT.

“Kondisi politik juga jadi pertimbangan. Kita ingin pelaksanaan ini berjalan aman, lancar, dan tidak tergesa-gesa mengingat waktunya sudah sangat dekat,” ujarnya.

Muhammad Ansor, anggota Komisi V DPRD NTT, ditunjuk sebagai Ketua Panitia ETMC 2025. Persiapan teknis akan segera dilakukan, termasuk pembenahan lapangan, keamanan, dan pengaturan penonton.

Pengalaman dari penyelenggaraan sebelumnya akan dijadikan bahan evaluasi untuk menyempurnakan pelaksanaan tahun ini.

“Kita belajar dari pengalaman ETMC sebelumnya, termasuk soal kapasitas stadion dan keamanan penonton. Kami pastikan semua akan diperbaiki,” kata Muis.

Sementara itu, Wakil Sekretaris PSSI NTT, Piter Fomeni, menekankan pentingnya partisipasi semua klub dalam dua ajang besar ini: ETMC 2025 di Kupang dan ETMC 2026 di Malaka. Ia memberi peringatan keras kepada tim-tim yang selama ini tidak aktif mengikuti berbagai kelompok umur.

“Tim yang tidak ikut tahun lalu, terutama U-13, U-15, dan U-17, diharapkan bisa tampil di Liga 4 tahun ini. Jika tidak, sesuai regulasi, hak keanggotaannya bisa dicabut,” tegas Piter.

Sumber: https://www.ntthits.com/