Suara Kupang FM

Persebata Lembata Promosi ke Liga 3, Harumkan Nama NTT di Kancah Sepakbola Nasional

Suara Kupang – Persebata Lembata mencatatkan sejarah baru dengan memastikan diri promosi ke Liga 3 musim 2025/2026. Kepastian ini diraih usai laga dramatis di babak 16 besar Liga 4 Nasional 2024/2025 Grup B, yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (14/5/2025).

Dalam pertandingan terakhir grup yang digelar Rabu (14/5/2025), Persika menahan imbang Persebata Lembata dengan skor 1-1.

Gol cepat Persebata dicetak oleh Fandi Tanuama pada menit ke-16, memanfaatkan umpan akurat dari Ronald Sambi dari sisi kanan. Namun keunggulan itu hanya bertahan tiga menit, setelah Rizqi Fauzano menyamakan kedudukan untuk Persika di menit ke-19.

Meski kedua tim tampil agresif di babak kedua, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Kiper Persebata, Rinho Namang, tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang emas dari Persika.

Di pertandingan lainnya, Persic Cilegon mengalahkan Persewangi Banyuwangi dengan skor 4-2. Hasil ini membuat tiga tim, Persika, Persebata, dan Persic sama-sama mengoleksi lima poin. Namun, regulasi menentukan bahwa klasemen akhir ditentukan lewat sistem head to head, bukan selisih gol.

Dalam perhitungan head to head, ketiga tim sama-sama mengantongi dua poin. Namun Persebata dan Persika unggul dalam produktivitas gol pertemuan langsung, masing-masing mencetak satu gol dan kebobolan satu. Sementara Persic hanya bermain imbang tanpa gol di dua laga.

Dengan hasil ini, Persika Karanganyar dan Persebata Lembata resmi menempati dua posisi teratas Grup B dan berhak melaju ke babak 8 besar. Tak hanya itu, keduanya juga mengamankan tiket promosi ke Liga 3 musim depan.

Keberhasilan Persebata Lembata menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur, khususnya Kabupaten Lembata. Ini merupakan langkah besar bagi sepak bola daerah tersebut untuk menembus level kompetisi yang lebih tinggi di kancah nasional.

Sementara itu, Persic Cilegon dan Persewangi Banyuwangi harus mengubur harapan untuk naik kasta, setelah tersingkir dari turnamen.

Sumber: https://kupang.tribunnews.com/