Suara Kupang – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur merilis data terbaru terkait tingkat kemiskinan di wilayah tersebut. Per September 2024, jumlah penduduk miskin di NTT tercatat sebanyak 1.127.507 jiwa, atau setara 19,02 persen dari total penduduk provinsi.
Meski angka ini masih tergolong tinggi, namun menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan Maret 2023, yakni berkurang sebanyak 33.107 orang atau turun 0,94 persen.
Data ini dipublikasikan melalui laman resmi BPS NTT pada 15 Januari 2025.
BPS menyebut penurunan ini mengindikasikan adanya perbaikan ekonomi masyarakat, sekaligus mencerminkan efektivitas berbagai program penanggulangan kemiskinan yang dilaksanakan pemerintah pusat maupun daerah.
Secara jumlah absolut, tiga daerah dengan jumlah penduduk miskin tertinggi di NTT adalah:
Timor Tengah Selatan (TTS): 117.401 jiwa
Sumba Barat Daya: 102.005 jiwa
Kabupaten Kupang: 90.304 jiwa
Namun tantangan masih besar, terutama di wilayah-wilayah dengan persentase kemiskinan yang tinggi seperti Sumba Tengah dan Sabu Raijua.
Program pemberdayaan dan penguatan ekonomi berbasis lokal perlu terus diperkuat agar penurunan angka kemiskinan bisa lebih merata di seluruh NTT.
Sumber : https://www.korantimor.com/