Suara Kupang – Pemerintah Kota Kupang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Kupang, Kamis (10/4/2025).
Acara ini berlangsung di Hotel Neo by Aston Kupang dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan. Ketua Panitia, Imelda Fonyke Nanges, ST, MT, dalam laporannya menyampaikan bahwa forum ini diikuti oleh kurang lebih 100 peserta.
Hadir dalam forum ini Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, pimpinan DPRD Kota Kupang, Pejabat Sekda Igansius Lega, staf ahli, pimpinan dinas atau badan, camat se-Kota Kupang, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi dari perguruan tinggi, LSM/NGO, asosiasi usaha, perwakilan kelompok perempuan, penyandang disabilitas, Komda Lansia, Forum Anak Kota Kupang, serta Tim Tenaga Ahli Penyusun RPJMD.
Forum ini bertujuan sebagai sarana untuk menjaring aspirasi, harapan, dan keinginan para pemangku kepentingan guna memperkaya rekomendasi, saran, dan masukan dalam penyempurnaan rancangan awal RPJMD 2025-2029.
Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan partisipasi pemangku kepentingan dalam proses pembangunan daerah di Kota Kupang.
Pelaksanaan forum konsultasi publik ini merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan yang diamanatkan oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 Pasal 48 serta Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan RPJMD dan Rencana Strategis Perangkat Daerah Tahun 2025-2029.
Forum ini menjadi wadah strategis untuk mengumpulkan aspirasi, harapan, saran, dan masukan dari berbagai pihak terkait tujuan, sasaran, dan program pembangunan daerah yang akan menjadi landasan pembangunan Kota Kupang dalam lima tahun mendatang.
Dengan kehadiran berbagai elemen masyarakat, diharapkan rancangan awal RPJMD ini dapat mencerminkan kebutuhan dan harapan seluruh warga Kota Kupang, sehingga pembangunan daerah ke depan dapat berjalan lebih inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Sumber : https://kupang.tribunnews.com/