Suara Kupang FM

Gubernur Melki Laka Lena Ajak Warga Jadikan NTT Provinsi Ramah Anak dan Perempuan

Suara Kupang – Gubernur NTT, Melki Laka Lena mengajak semua elemen untuk bergandengan tangan membuat NTT menjadi provinsi yang ramah terhadap anak dan perempuan.

Hal ini ditegaskan Gubernur NTT saat membuka kegiatan jalan santai dalam rangka peringatan Hari Kartini 2025 yang digelar Tim Penggerak PKK Provinsi NTT, Sabtu (26/4/2025).

“Kita harus buat NTT terang dalam hal ini yang untuk sekarang ini lagi gelap dengan banyaknya napi yang masuk ke dalam penjara dengan kasus kekerasan anak dan perempuan dengan cara semua bergandengan tangan, kami akan memimpin gerakan untuk mencegah, mengatasi dan membuat NTT terang dalam hal ini dan ramah terhadap perempuan dan anak,” ujar Melki.

Melki Laka Lena menuturkan, 80 persen narapidana yang berada di lapas merupakan pelaku kekerasan perempuan dan anak.

“Ini menggambarkan pranata sosial di NTT lagi dalam kondisi kurang bagus. Harusnya tokoh agama, pemerintah, tokoh adat dan perempuan serta semua yang berkaitan dengan sistem sosial ini menjaga anak-anak dan perempuan tidak mendapat kekerasan. Kondisi ini juga membuat semua harus berbenah dan sama-sama duduk untuk mencegah dan kemudian mengurus yang sudah menjadi korban,” kata Melki.

Gubernur Melki juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mengadakan kegiatan ini khususnya kepada Ketua dan Wakil Tim Penggerak PKK Provinsi serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi NTT, Ruth Diana Laiskodat, S.Si., Apt., MM,.

Dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2025, Tim Penggerak PKK Provinsi NTT melakukan kegiatan jalan santai dan talkshow dengan tema “Melalui Semangat Emansipasi Kartini, TP-PKK Berkolaborasi Mewujudkan Aksi Tolak Kekerasan Perempuan dan Anak, Serta Kampanye Tenun Keren NTT yang berlangsung di area car free day di Jalan El Tari Kupang.

Sumber : https://kupang.tribunnews.com/