Suara Kupang FM

Gerak Cepat! Wali Kota Kupang Christian Widodo Segera Minta Data Komnas HAM Soal Jumlah Anak-anak di Kupang yang Terlibat Prostitusi Online

Suara Kupang – Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo akan meminta data dari Komisi Hak Asasi Manusia (HAM) terkait jumlah anak di Kota Kupang yang terlibat dalam prostitusi online.

Ia mengatakan berdasarkan data dari Komnas HAM, banyak remaja di Kota Kupang yang terlibat dalam prostitusi online.

Hal ini disampaikan Christian Widodo saat melantik para pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga(TP.PKK) Kota Kupang periode 2025 – 2030, di aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Kamis(27/3/2025).

Ia menegaskan tugas PKK sangatlah banyak diantaranya masalah stunting, gizi buruk, dan keluarga yang belum sejahtera. Ia sempat menyinggung mengenai kasus asusila anak di bawah umur di Kota Kupang yang menyeret salah satu petinggi kepolisian di Polda NTT.

Ternyata para korban merupakan warga Kota Kupang dan didapati selalu menggunakan aplikasi Mi chat.

“Ada dua orang yang sedang ditampung di shelter kita, di rumah aman. Setelah diteliti dua anak ini sedang menggunakan Mi chat dan Komnas HAM sudah datang meneliti, dan ternyata keluarga anak-anak ini tidak sejahtera secara ekonomi dan juga ada yang orang tuanya bercerai. Akhirnya, pelarian mereka di aplikasi itu,” ujarnya.

Ia mengaku akan segera berkoordinasi dengan Komnas HAM.

“Nanti saya minta di Komnas HAM untuk beri data, berapa anak di Kota Kupang yang terlibat prostitusi online,” ujarnya.

Setelah mendapatkan data tersebut, ia akan  memberikan kepada ketua maupun para pengurus PKK Kota Kupang untuk bisa melakukan pendampingan, mulai dari pendampingan rohani dan sebagainya agar bisa membentuk keluarga yang sejahtera.

“Sehingga pelarian mereka itu bisa ke pelarian yang positif,” jdlasnya.

Ia juga meminta Ketua PKK Kota Kupang agar bisa bekerja dengan baik untuk membawa perubahan yang lebih bagu masyarakat Kota Kupang.

Ia berjanji akan menambah anggaran untuk TP. PKK Kota Kupang di tahun 2026, karena untuk tahun 2025 ini anggaran TP. PKK Kota Kupang hanya sebesar Rp500 juta.

“Tapi output kita juga harus bagus. Agar kita punya argumentasi atau alasan untuk menambah anggaran. Jadi ini kita harus melakukan dengan cara yang berbeda agar dapat hasil yang berbeda,” tutupnya.

Sumber : https://www.victorynews.id/