Suara Kupang FM

Fary Francis Ditunjuk Jadi Deputi 4 di BP Batam

Suara Kupang – Politisi Partai Gerindra asal NTT, Fary Francis mendapat penugasan baru  sebagai Deputi 4 Bidang Investasi dan Pengusahaan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Sosok yang dikenal sebagai politisi Partai Gerindra ini sebelumnya merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) selama dua periode, yakni 2009-2014 dan 2014-2019.

Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (BP Batam) telah menetapkan dan mengangkat tujuh anggota deputi untuk masa jabatan lima tahun. Pelantikan ini menandai perluasan struktur kepemimpinan BP Batam, yang sebelumnya terdiri dari lima deputi, menjadi tujuh deputi.

Sebelumnya Deputi BP Batam dijabat empat orang yang dijabat oleh Alexander Zulkarnain sebagai Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan, Enoh Suharto Pranoto sebagai Deputi Bidang Kebijakan Strategis, Sudirman Saad sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, dan Wan Darussalam sebagai Deputi bidang Pengusahaan.

Berikut adalah nama-nama deputi yang dilantik seperti dilansir dari batamnews.co.id, beserta bidang tugas masing-masing: Alexander Zulkarnain – Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan, Sudirman Saad – Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan. Syarlin Joyo – Deputi Bidang Pengelolaan Lahan, Pesisir, dan Reklamasi. Fary Djemy Francis – Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan

Ruslan Aspan – Deputi Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan, dan Lalu Lintas Barang. Ariastuty Sirait – Deputi Bidang Pelayanan Umum . Mouris Limanto – Deputi Bidang Infrastruktur

Pelantikan ini resmi berlaku terhitung sejak tanggal penetapan. Seluruh anggota deputi diharapkan dapat melaksanakan tugas dan wewenangnya dengan sungguh-sungguh serta penuh tanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Masa jabatan para deputi ini adalah selama lima tahun ke depan. Mereka akan bertanggung jawab untuk memastikan pengelolaan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam berjalan secara efektif dan efisien.

 

Sumber : https://kupang.tribunnews.com/2025/