Suara Kupang FM

OJK Prov NTT Gelar Media Gathering Semester II, Ajak Media Turut Andil Dalam Edukasi Literasi Keuangan Masyarakat NTT.

Suara Kupang – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi NTT menggelar Media Gathering Semester 2 di Soe, yang diikuti oleh puluhan awak media mulai dari media online, media cetak, radio, hingga TV.

Dalam media gathering kali ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT melaporkan, tingkat Non-Performing Loan (NPL) atau kredit bermasalah pada kredit konsumtif lebih rendah dibandingkan kredit modal usaha dan investasi. NPL kredit konsumtif tercatat sebesar 0,85%, sedangkan kredit modal usaha dan investasi masing-masing mencapai 7,19% dan 7,52%.

Data tersebut merujuk pada angka kredit konsumtif di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Oktober 2024, yang tercatat mencapai Rp26,8 triliun, jauh lebih tinggi dibandingkan kredit modal usaha sebesar Rp16,6 triliun dan kredit investasi yang hanya Rp3,1 miliar.

Kepala Kantor OJK Provinsi NTT, Japarmen Manalu, mengatakan, pentingnya peran bank dan lembaga keuangan lainnya dalam memberikan edukasi literasi keuangan kepada masyarakat, serta peran media untuk turut mengedukasi masyarakat NTT dengan memberikan informasi mengenai literasi keuangan, agar masyarakat  mampu mengelola keuangan dengan bijak, dan memprioritaskan investasi serta pengembangan usaha, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.