Suara Kupang – Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, NTT kembali erupsi, Selasa, 10 Desember 2024.
Gunung berstatus Level IV (Awas) ini melontarkan material abu setinggi 1.000 meter di atas puncak pukul 22.53 Wita.
Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi di Pululera, melaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu ke arah utara dan timur laut.
Biasanya erupsi lebih sering ke sisi barat dan barat daya, namun arahnya kian berbeda mengikuti pergerakan angin.
“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi sementara ini ± 4 menit 34 detik,” demikian isi laporan PGA Lewotobi Laki-laki.
Hingg saat ini, masih ada 9.163 warga di posko pengungsian terpusat maupun secara mandiri. Jumlahnya berkurang setelah Pemda Flores Timur memulangkan warga Desa Hewa, Boru, dan Ojandetun.
Dari Desa Bokang Wolomatang, salah satu dari 6 posko pengungsian, terdengar suara gemuruh yang cukup kuat. Meski jarak desa ini lebin kurang 17 kilometer dari pusat erupsi.
Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki diminta tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 kilometer dari pusat erupsi dan sektoral barat daya-utara-timur laut sejauh 7 kilometer.
Kemudian selalu mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokengjaya, Boru, Nawakote.
Source : https://kupang.tribunnews.com