Suara Kupang FM

ADOR Bela Hanni Jelang Batas Waktu Ultimatum NewJeans

Suara Kupang – ADOR buka suara mengenai Hanni NewJeans yang blak-blakan mengenai perilaku tidak menyenangkan dari staf Belift Lab beberapa waktu lalu. Perkara itu sempat dibawa ke Majelis Nasional atas dugaan perundungan.

Staf yang kemudian diidentifikasi sebagi manajer ILLIT itu meminta artisnya untuk “mengabaikan Hanni” pada 27 Mei dan disebut sebagai bukti NewJeans alami perundungan dalam perusahaan HYBE.

Dalam pernyataan tertulis yang diunggah ke media sosial pada Rabu (27/11), ADOR meminta Belift Lab untuk menunjukkan rasa hormat kepada Hanni NewJeans dan permohonannya.

“Kami berharap BELIFT LAB tidak menganggap enteng penderitaan Hanni dan menunjukkan rasa saling menghormati,” tulis ADOR.

Hal itu disampaikan sekitar satu hari sebelum deadline pemenuhan tuntutan NewJeans. Apabila tidak dipenuhi, NewJeans ancam keluar dari ADOR.

Girl Group itu menuntut agensi tersebut untuk memperbaiki “pelanggaran kontrak yang serius.”

Selain itu, para member NewJeans juga menuding HYBE sebagai induk dari ADOR memutus dukungan terhadap grup tersebut dan memprioritaskan girl group lain di grup itu, ILLIT dan LE SSERAFIM.

NewJeans mengirim surat resmi kepada ADOR pada 13 November menuntut agensi untuk daftar tuntutan dalam waktu 14 hari atau kelima anggotanya akan mengakhiri kontrak mereka dengan agensi tersebut.

ADOR menerima surat tersebut keesokan harinya. NewJeans memberi agensi tersebut waktu hingga Kamis (28/11) untuk melakukan perubahan agar NewJeans tetap bertahan.

Seperti diberitakan Korea JoongAng Daily, ADOR dengan jelas menyatakan di kalimat pertama pernyataan terbaru mereka bahwa hal itu merupakan “bagian dari tuntutan para artis.”

“ADOR telah bersikap hati-hati untuk mencegah kontroversi yang terus berlanjut agar tidak menimbulkan skandal yang tidak perlu bagi para artis kami,” tulis postingan X tersebut.

“Klaim BELIFT LAB sama sekali berbeda dengan klaim Hanni. Hanni jelas ingat bahwa seorang anggota staf BELIFT LABmengatakan untuk ‘mengabaikan’ atau ‘mengabaikan dan berjalan melewatinya’.”

Postingan tersebut melanjutkan, “ADOR dan konstituen ADOR memiliki keyakinan yang tulus terhadap kata-kata artis tersebut dan kami benar-benar bersimpati dengan kerusakan yang disebabkan pada Hanni.”

 

Source : https://www.cnnindonesia.com