Suara Kupang FM

Tiga Bonsai Milik Warga Oeltua Raih Penghargaan di Festival Bonsai RUBI NTT

Suara Kupang– Tiga pohon bonsai milik Ray Mundus Hayon, warga Desa Oeltua Kecematan Taebenu mendapat penghargaan dalam kontes bonsai yang digelar oleh Komunitas Rumah Bonsai Indonesia (RUBI) NTT.

Kepada Pos Kupang, Senin 7 Oktober 2024, Mundus begitu dia kerap disapa mengikutsertakan lima pohon bonsai dalam kontes bonsai yang digelar pada Sabtu 5 Oktober 2024 di halaman kantor Gubernur NTT.

Dalam festival itu, Ia menjelaskan dirinya menampilkan lima model jenis  bonsai yakni pohon beringin kimeng 2 pohon, pohon dolar 2 pohon, dan bonsai hokiantea 1 pohon.

Dari lima pohon bonsai itu, tiga bonsai diantaranya mendapat penghargaan yakni bonsai pohon Hokiantea ukuran large (L), pohon Kimeng dan jenis pohon Dolar meraih predikat terbaik.

Penghargaan dari para juri diberikan kepada pohon bonsai dengan menancapkan bendera kecil di dalam pot.

“Kami sebagai pencinta bonsai sangat senang karena RUBI NTT kembali menggelar festival bonsai ini. Dan festival yang digelar ini merupakan tahun ketiga,” ujarnya.

Mundus berkisah, kesehariannya merupakan seorang penata taman di Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang menjadi cikal bakal kecintaan dirinya untuk menekuni seni bonsai yang diketahui berasal dari begara Jepang untuk menciptakan pohon mini.

Pohon mini tersebut dibuat dari pohon asli yang bisa tubuh besar di alam bebas.

Bagi dia seni membuat bonsai menjadi salah satu hal yang menarik untuk dia pelajari dan hasilnya dan sangat cocok dijadikan hiasan di rumah atau taman.

Bagi dia merawat bonsai membutuhkan kesabaran karena untuk membuat sebuah pohon bonsai seperti yang diinhinkan membutuhkan waktu dan kesabaran yang tidak sedikit.

Dirinya berharap festival seperti ini terus berlanjut agar hobi yang dia tekuni ini bisa mengasah kemampuannya dan lewat bonsai juga bisa mendatangkan keuntungan baginya.

 

Source: https://kupang.tribunnews.com