Suara Kupang – UMKM mempunyai peran yang penting dalam perekonomian Indonesia, bahkan mendominasi struktur usaha indonesia hingga 99,9% berkontribusi terhadap 61% PDB. Hal tersebut lebih tinggi dibandingkan UMKM di negara ASEAN lainnya.
Untuk itu, sebagai wujud apresiasi dan terima kasih kepada Media Publikasi di NTT perwakilan Bank Indonesia provinsi Nusa Tenggara Timur dan Otoritas Jasa Keuangan provinsi NTT mengadakan media gathering. Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk dukungan dan guna mempererat jalinan hubungan kerjasama dengan media publikasi NTT yang dilaksanakan di Jakarta dengan tema UMKM hebat NTT dari tanggal 16 hingga 17 Juli 2024.
Kepala perwakilan Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur, Agus Sistyo Widjajati, dalam sambutannya mengatakan,“Media diharapkan punya aksi nyata sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat NTT seperti membuat kegiatan sosial yang bermanfaat dan mempunyai dampak langsung serta melibatkan masyarakat ,pelaku UMKM, OJK dan Bank Indonesia. Tak hanya menulis dan memberitakan saja. Semoga solidaritas BI dan OJK dalam membangun UMKM hebat di NTT dapat menular juga kepada media.”
Agus mengungkapkan bahwa Bank Indonesia akan menjalin kerja sama dengan sarinah untuk memasarkan produk-produk UMKM dari NTT.”ini merupakan bentuk kepedulian bank indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi di NTT ,yang diharapkan bisa mendapatkan tempat di pasar yang lebih luas,” ujar Agus.
Dengan adanya kolaborasi antara Bank Indonesia dan Sarinah serta dukungan dari media, diharapkan UMKM di NTT dapat berkembang lebih pesat, sehingga mampu berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah dan nasional.
Dalam media gathering tahun ini, 15 jurnalis NTT mendapatkan pengetahuan tentang Sarinah an injouney retail, retail UMKM terbesar di Indonesia oleh M. Yaser Khalex selaku corporate secretary group head Sarinah, Prisiella Yessy, marketing group head Sarinah, dan Janevan Santino Wijaya selaku PJS retail management for own asset division head Sarinah. Peran UMKM dalam perekonomian NTT oleh Riki Winatha manajer fungsi pelaksana pengembangan UMKM, keuangan inklusi dan syariah BI NTT, Hanna Keraf, co founder du’ayam.
Tak hanya itu, peserta juga dibekali pengetahuan tentang inklusi keuangan dalam rangka mendorong perkembangan UMKM oleh analis senior deputi direktur pengembangan inklusi OJK, sharing penulisan berita ekonomi bersama redaksi pelaksana bisnis Indonesia, Hennri T. Asworo serta pengetahuan AI journalism oleh president akademi kecerdasan buatan Indonesia Bari Arijono. Dengan diadakannya media gathering tahun ini, bisa terjalin komitmen yang kuat antara Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta media dalam mewujudkan UMKM hebat di NTT. ( Mercy).