Suara Kupang – Pada tahun 2023, Kecamatan Loaholu di Kabupaten Rote Ndao mencatat jumlah kasus kekerasan terhadap anak yang paling tinggi dibandingkan dengan kecamatan lainnya. Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Rote Ndao, Abdon Manafe, mengungkapkan hal ini dalam pertemuan di ruang kerjanya pada Kamis, 25 Januari 2024.
Abdon Manafe menjelaskan bahwa Kecamatan Loaholu melaporkan 7 kasus kekerasan terhadap anak, sementara 10 kecamatan lainnya memiliki jumlah yang lebih rendah. Rinciannya, terdiri dari 6 kasus kekerasan seksual dan 1 kasus percabulan.
Di samping itu, Kecamatan Lobalain mencatat 6 kasus, dengan 2 kasus kekerasan fisik dan 4 kasus kekerasan seksual. Kecamatan Rote Barat Daya juga melaporkan 6 kasus, terdiri dari 2 kasus kekerasan fisik, 1 kasus kekerasan psikis, dan 3 kasus kekerasan seksual. Sedangkan Kecamatan Rote Barat mencatat 2 kasus kekerasan psikis terhadap anak.
Menurut Abdon, selama tahun 2023 terdapat total 35 kasus kekerasan terhadap anak. Dari jumlah tersebut, 6 korban adalah anak laki-laki dan 29 korban adalah anak perempuan. Ini merupakan sebuah catatan yang memprihatinkan dan memerlukan tindakan serius untuk mencegah kasus-kasus serupa terjadi di masa mendatang.
Source: Pos Kupang