Suara Kupang FM

Jurnalis Asing Puji Kecepatan Internet Pada Media Center KTT ke-43 ASEAN

Suara Kupang – Jurnalis media asing mengaku puas dengan pelayanan di Media Center Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Kouch Vengsrun misalnya, tidak menyangka fasilitas Media Center Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN sangat lengkap.

Jurnalis asal Kamboja ini merasa media dan para jurnalis begitu diistimewakan dengan berbagai pelayanan. Segala kebutuhan dan informasi di media center bisa mereka dapatkan. Vengsrus bertugas menyampaikan berita seputar forum negara Kawasan Asia Tenggara itu ke negaranya.

Selain merasa dimanjakan oleh berbagai fasilitas, Kouch juga mengapresiasi kecepatan internet melalui WiFi dan LAN yang disiapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berkolaborasi dengan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). Dia merasa sangat terbantu oleh fasilitas komputer dan sambungan internet cepat di Media Center dan sekitar lokasi acara selama rangkaian acara KTT ke-43 ASEAN,   

Layanan internet Media Center KTT ke-43 ASEAN, juga mendapat apresiasi dari jurnalis Vietnam dan Brunei Darussalam. Jurnalis Radio Televisi Brunei dari Brunei Darussalam, Hamdi mengaku kecepatan internet di Media Center KTT ASEAN sudah memadai.

Selain media center, Kemenkominfo juga menyiapkan 240 workstation komputer LAN yang didukung jaringan internet berkecepatan 1,5 Gbps dari Telkom. Terdapat pula pusat distribusi siaran internasional khusus, 10 stan media partner booth kantor berukuran 5 x 3 meter, serta stan audio video editing.

Media Center dilengkapi studio one-on-one, konversi siaran multi-format, ruang media briefing, ruang konferensi pers berkapasitas 300 orang dengan lima penerjemah, dua unit stand-up position dan webcast, live streaming, media lounge, ruang darurat medis, serta fasilitas penyimpanan. Media center Kemenkominfo juga menyiapkan rilis dwibahasa, foto, paket video dalam dua bahasa, siaran clean feed, buletin, press briefing, dan pedoman teknis jurnalis.

Source : CNBC Indonesia