Suara Kupang – Perayaan Festival Golo Koe 2023 menjadi salah satu bukti betapa kerukunan dan toleransi umat beragama di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terjaga dengan baik.
Selain mempertunjukkan seni dan budaya Manggarai, ada nilai toleransi yang bisa dipetik dari acara pembukaan festival yang diselenggarakan oleh Keuskupan Ruteng dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat itu.
Salah satunya adalah siswa-siswi dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Labuan Bajo yang menampilkan pertunjukan marching band dalam arak-arakan parade etnik. Begitupun umat muslim lain yang membaur tanpa sekat dengan ribuan umat Katolik yang hadir saat acara pembukaan sore itu.
Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat dalam kesempatan itu menyatakan, melalui festival tersebut Gereja Katolik ingin memperlihatkan kepada masyarakat luas bahwa hubungan antarumat beragama di Labuan Bajo baik adanya, dan akan terus terjalin baik.
Pesan yang paling kuat dari festival tersebut adalah tentang kebersamaan, dan menjaga persatuan dalam hidup berbangsa yang penuh keberagaman tetapi dengan toleransi dan penuh persaudaraan.
Source : Pos Kupang