Suara Kupang – Kawan hati-hati yah ada penipuan online gaya baru dengan modus salah transfer.
Modus ini ternyata melibatkan pencurian data dan pinjaman online (pinjol).
Baru-baru ini ramai unggahan dari akun @SoundOfYogi yang menceritakan bagaimana temannya hampir menjadi korban penipuan dengan modus salah transfer.
Juru bicara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Ariandi Putra pun menyinggung tentang betapa pentingnya menjaga data pribadi untuk menghindari kasus penipuan semacam ini.
Menurut Ariandi, salah satu hal yang dapat dilakukan ketika menemui kasus semacam ini adalah menghubungi pihak bank untuk memastikan kebenaran transaksi tersebut.
Lebih lanjut, ia memberikan beberapa tips untuk menghadapi modus penipuan siber baru semacam ini, salah satunya adalah tidak membuka file yang dikirim nomor tidak dikenal.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak mengangkat telepon dari nomor tidak dikenal.
Source : cnnindonesia