Suara Kupang – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi pembangunan Observatorium Timau di Pegunungan Timau, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan selesai Juli 2023.
Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN Robertus Heru menjelaskan alat teropong saat ini sudah sampai di lokasi pembangunan dan tinggal menunggu pihak teknisi datang untuk merakit.
Lokasi observatorium nasional (obnas) itu berada di kawasan hutan lindung lereng Gunung Timau di ketinggian sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut.
Teleskop yang digunakan untuk peneropongan langit merupakan kembaran dari Teleskop Seimei milik Universitas Kyoto, Jepang.