Trafficking merupakan masalah serius yang dihadapi oleh Pemerintah Kota Kupang

Trafficking merupakan masalah serius yang dihadapi oleh Pemerintah Kota Kupang

138
0

Kupang-Suarakupangfm.com- Tindak Pidana Perdagangan orang (Trafficking) merupakan masalah serius yang dihadapi oleh Pemerintah dan masyarakat Kota Kupang.
Tidak hanya dalam skala nasional, namun juga melibatkan negara, antar negara, bahkan telah berkembang menjadi kejahatan yang terorganisir. Hal ini sudah selayaknya mendapat perhatian dari seluruh pihak demi pencegahan dan penangan terhadap tindak pidana perdagangan orang agar tidak terjadi ancaman serius bagi ketentraman dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Sebagaimana amanat undang-undang Republik Indonesia No. 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dan Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 2008 tentang Tata cara dan mekanisme pelayanan terpadu bagi saksi dan/atau korban tindak pidana perdagangan orang serta peraturan Presiden RI No. 69 tahun 2008 tentanggugus tugas pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang, maka dipandang perlu diberikan pemahaman serta komitmen bersama tentang pentingnya pencegahan penanganan korban tindak pidana perdagangan orang serta perlindungan terhadap perempuan dan anak, khususnya di Kota Kupang.

Atas dasar itu Pemerintah Kota Kupang, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Aanak mengadakan Rapat Koordinasi Gugus Tugas Traficking Tingkat Kota Kupang Tahun 2017 sebagai langkah konkrit untuk bagaimana mencari solusi dan jalan keluar tentang pencegahan serta penanganan tindak pidana perdagangan orang di Kota Kupang.
Rapat Koordinasi yang diadakan di Hotel Neo by Aston pada hari Rabu, 20 Desember 2017 dihadiri oleh seratus (100) orang peserta, yang terdiri dari para Camat dan Lurah se Kota Kupang serta pengurus gugus tugas trafficking tingkat Kota Kupang, dengan para Pembawa materi/narasumber dari Abjati Nusa Tenggara Timur, Rumah Perempuan Kota Kupang dan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang.

Walikota Kupang Jefirtson R. Riwu Kore ketika memberikan sambutan saat pembukaan kegiatan ini, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada para peserta rapat atas partisipasi mereka untuk sebuah tugas yang sangat mulia bagi Kota ini, terutama bagi masyarakat Kota Kupang yang kadang-kadang terbelenggu dalam kasus trafficking. Menurut Walikota, Kota Kupang merupakan salah satu tempat akhir bagi para pencari kerja (TKI/TKW) sebelum berangkat/diberangkatkan ke daerah/Negara tujuan. Sebagai Pimpinan di Kota ini, Walikota menaruh perhatian serius terhadap persoalan ini.(AB)